DEPAN » Berita Pilihan » Kota Jogja » Atasi Kekerasan Anak Dengan Dongeng

Atasi Kekerasan Anak Dengan Dongeng

| | Dilihat: 1956 Kali

JOGJA—Untuk mengantisipasi maraknya kekerasan terhadap anak, Rifka Annisa mengadakan sosialisasi dini kepada anak dengan dilakukan melalui kegiatan dongeng di sekolah-sekolah baik SD, SMP, maupun SMA.

Diawal 2012 ini, Rifka Annisa memulai kegiatannya dengan melalukan sosialisasi di SD Karangrejo Sidomulyo dengan menggelar acara dongeng bagi siswa kelas  5 dan 6 di sekolah tersebut.
Melalui dongeng, Penceramah  menekankan pada anak tentang apa yang harus dilakukan jika anak laki-laki maupun perempuan mengalami perlakuan seperti hal tersebut. Langkah awal yang harus dilakukan anak adalah menolak atau melarang orang melakukan hal tersebut dengan cara harus berani mengatakan jangan atau tidak boleh secara tegas. Apabila pelaku terus nekat, maka anak harus segera menghindar.

Jika pelaku masih nekat lagi, maka anak harus berteriak dan berlari menghindar.
Humas Rifka Annisa, Any Sundari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk keprihatinan terhadap trend kasus kekerasan 2011, yaitu ada kekerasan anak di sekolah yang dilakukan oleh guru, ataupun siswa berkelompok antara 6 sampai 7 orang.

“Sebenarnya banyak yang melakukan hal itu, tapi mungkin belum banyak diketahui,” ucap dia, hari ini (28/1)

Lebih lanjut, ia mengatakan hal itu disebabkan oleh kurangnya perhatian sekolah maupun lingkungan terhadap pendidikan seks. Pendidikan seks sejak dini masih dianggap tabu oleh bakyak sekolah atau masyarakat. Padahal menurut dia pendidikan seks sejak dini amatlah penting dan diyakini bisa mencegah tindak kekerasan pada anak.

“Dari diskusi yang kita lakukan justru menanamkan pendidikan seks sejak dini itu penting, karena kalau masih anak-anak pikiran mereka kan masih kosong, kalau kita isi dengan pendidikan maka akan diingata sampai besar nanti,” imbuh dia. (HARIAN JOGJA/Eva Syahrani)

Dalam Berita Pilihan,Kota Jogja | Tags

Berita Terkait Kategori


Tinggalkan Pesan

    Syarat dan Ketentuan:
  1. Tulisan singkat, padat, Sopan
  2. Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  3. Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.

Komentar Terakhir

  • Netral: Saya setuju,mestinya perusahaan yg sdh niat beroperasional pasti pny budget wages/gaji.Kenapa terlalu kecil...
  • Don Banunaek: kondisi terjadi karena sekarang ini sudah alam negara moderen NKRI .
  • sragen: Pak untung semoga kebenaran akan memihak pada bapak, karena kami dan teman2 semua yakin kalo bapak tidak...
  • fithria: perekrutan baru akan d laksanakan september besok, apa syarat2 kelengkapan administrasinya bisa d masukkan...
  • gibran: Pak Kiat gak usah putus asa, ini ujian untuk Mobnas, tetap bantu Pak Jokowi untuk mewujudkan Mobil Nasional....