DEPAN » Berita Pilihan » Kulonprogo » Warga Mengeluh, Saluran Irigasi Mengecil

Warga Mengeluh, Saluran Irigasi Mengecil

| | Dilihat: 1956 Kali

NANGGULAN—Saluran irigasi induk dari Kalibawang yang berada di Dusun Kemukus, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan, masih tertutup material lahar dingin. Akibatnya, badan selokan menyempit dan volume air yang mengalir tidak maksimal.

Kabag Pembangunan Desa Tanjungharjo Budi Raharjo, mengungkapkan, saluran induk Kalibawang yang berada di Dusun Kemukus, sepanjang sekitar 500 meter masih tertutup pasir.

HARIAN JOGJA/Nina Atmasari

Tumpukan di bagian tepi selokan itu kini tidak lagi berupa pasir, tetapi telah padat dan ditumbuhi rumput.

Badan selokan yang semula lebarnya empat meter kini hanya tersisa dua meter. Pasir mengurangi badan selokan yang seharusnya menjadi tempat aliran air irigasi. “Akibatnya, air irigasi yang mengalir jadi tidak maksimal,” kata Budi.

Padahal, menurutnya selokan itu menjadi saluran irigasi menuju kawasan Sentolo dan seterusnya di wilayah selatan. Jika dibersihkan, tentu akan memperlancar dan menambah debit air irigasi wilayah tersebut.
Budi menyebutkan, saluran irigasi induk yang berada di wilayahnya tertutup pasir saat terjadi banjir lahar dingin, tahun lalu. “Sebagian sudah ada yang dibersihkan dari program padat karya, tapi masih ada yang belum dibersihkan,” ujarnya.

Pembersihan pasca bencana itu mengutamakan selokan yang mengalir pada saluran irigasi Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A). Pasalnya, selokan itu dibutuhkan untuk pengairan sawah mereka. DI Desa tersebut ada empat P3A yang memanfaatkan air dari selokan induk Kalibawang dan kini telah mengalir lancar.

Budi menambahkan, pasir lahar dingin di selokan induk itu juga menutup dua tempat memandikan ternak yang biasa dimanfaatkan oleh warga. Warga kini hanya bisa memandikan ternak di satu tempat yang tersisa.
Menurut dia, pembersihan tidak mampu dilakukan oleh warga setempat dengan tenaga manual. “Perlu upaya serentak selama beberapa waktu, bahkan butuh tenaga alat berat untuk melakukannya,” pungkas dia.(HARIAN JOGJA/Nina Atmasari)

Dalam Berita Pilihan,Kulonprogo | Tags

Berita Terkait Kategori


Tinggalkan Pesan

    Syarat dan Ketentuan:
  1. Tulisan singkat, padat, Sopan
  2. Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  3. Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.

Komentar Terakhir

  • Netral: Saya setuju,mestinya perusahaan yg sdh niat beroperasional pasti pny budget wages/gaji.Kenapa terlalu kecil...
  • Don Banunaek: kondisi terjadi karena sekarang ini sudah alam negara moderen NKRI .
  • sragen: Pak untung semoga kebenaran akan memihak pada bapak, karena kami dan teman2 semua yakin kalo bapak tidak...
  • fithria: perekrutan baru akan d laksanakan september besok, apa syarat2 kelengkapan administrasinya bisa d masukkan...
  • gibran: Pak Kiat gak usah putus asa, ini ujian untuk Mobnas, tetap bantu Pak Jokowi untuk mewujudkan Mobil Nasional....