KIAT ESEMKA: Nama Kiat Dihilangkan, Sukiyat Kecewa
KLATEN - Nama Kiat ternyata sudah diperintahkan untuk dihapus dari merk mobil Kiat Esemka. Perintah penghapusan ini berasal dari Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Joko Sutrisno.

KIAT ESEMKA -- Sukiyat bersama salah satu mobil Esemka yang dibangun bersama para siswa SMK di bengkelnya di Klaten. (JIBI/SOLOPOS/dok)
“Perintah untuk mencopot nama ‘Kiat’ itu dilakukan direktur pembinaan SMK melalui telepon kepada Kepala Sekolah SMKN 2 Solo, Susanta saat kami mengikuti kirab budaya pada Sabtu lalu. Kebetulan saya yang berada satu mobil dengan Pak Susanta mendengar langsung perintah dari Direktur Pembinaan SMK, Joko Sutrisno untuk mencopot nama ‘Kiat’ pada hari itu juga. Saya tidak tahu, apakah setelah rombongan kirab sampai di Balaikota Solo, nama ‘Kiat’ itu jadi dicopot atau tidak,” papar Sukiyat.
Sukiyat mengaku tidak mengetahui alasan pencopotan nama “Kiat” pada mobil Esemka itu. Namun dia menduga pencopotan nama “Kiat” itu dikarenakan adanya benturan kepentingan dalam persaingan bisnis otomotif. Diakuinya, perintah pencopotan nama “Kiat” pada mobil Esemka itu sudah melukai hatinya. “Asal muasal nama Kiat Esemka itu muncul setelah ada kerja sama antara sejumlah siswa SMK di bengkel kami di bidang otomotif. Kalau itu dihilangkan, ya sudah,” katanya dengan nada kesal.
Rencana ketidakhadiran Sukiyat dalam rombongan menuju Tangerang untuk uji emisi mobil Esemka ke BTMP merupakan buntut kekesalan dia atas perintah pencopotan nama “Kiat” itu. Selepas kejadian itu, Sukiyat mengaku tidak ingin terlibat lebih jauh dalam pengembangan mobil Esemka ke depannya. “Saya mau kembali ke habitat lama sebagai pengusaha bengkel. Namun saya akan tetap menjalin kerja sama dengan siswa-siswa SMK. Saya punya impian ingin menyelenggarakan diklat otomotif di Klaten,” tegas Sukiyat.
JIBI/SOLOPOS/Moh Khodiq Duhri
Editor: Bambang Aris Sasongko | Dalam Berita Pilihan,Klaten















Kawan – kawan tidak Usah mempermasalahkan hal 2 yang kecil, masih panjang perjalanan ini….jika kita bicara Atas nama Indonesia kita PASTI BISA…PASSSTTTIII….Orang Indonesia SANGGUPP dan BISA untuk buat Mobill… kita btuh Support dan KErjasama yang Baik dan menguntungkan bag kita bersama….PEmerintah tolong berfikirkan JErnihhh….untuk kedepannya…..Indonesiaa PASTIII bisaa…..Support semuanya kawaan 2…LAnjutkan…..
instropeksi pak kiat
mobil itu kan cuma rakitan chasis nya punya suzuki ya dan banyak part bukan bikinan dalam negeri dan belum
uji safety ( misal di tabrakin ke dinding beton dan semacamnya) kok udah pada ribut2
Coment2 Ÿª♌g bela joko sutrisno itu pasti antek2′nya…dpt byaran berapa coy?
Hargailah jerih payah orang lain…Jªπƍªπ habis manis sepah di buang !
Klo ga ada p.kiat blum tentu ada mobil esemka !
Pejabat indonesia ini bisanya cm kkn…doank !!!
gak usah putus asa pak ,,nama anda sdh terkenal..ini mobnas pak bkan mobil nenek moyang ente,KALO MOBIL INI TTEP mENGGUNAKAN NAMA KIAT ESEMKA ,,,dan semisal anda lg terkena troubel,atau menyangkut nama bpk pastilah brpengaruh pada merek mobil tersebut,,,dan pastilah dampakny besar besar sekali,,,dan jgn kuatir sama watak dr walikota solo ini,,,anda ttep di gandeng sbg mitra pastiny,,,,
hmmm…. Kiat berani buka bukaan mengenai mobil esemka ??
cuma satu yang bisa kami katakan. berbuatlah..berprestasilah..jangan iri dengan prestasi orang. kita akan dihargai karena prestasi kita bukan omongan kita
inilah kalau pejabat tidak siap menjabat. mental rapuh dan tidak siap dengan prestasi orang. andaikan Indonesia memiliki 10 saja orang seperti pak sukiyat, maka Insaya allah 10 tahun lagi Indonesia akan merajai otomotif dunia
HIDUP PAK SUKIYAT (BAPAK OTOMOTIF MANDIRI INDONESIA)….TERUS MAJU..ALLAH BERSAMAMU…KAMI BERSAMAMU…INDONESIA BERHARAP PADAMU
inilah mental pejabat kita, kalau jabatannya didapat dengan menjilat, kalau bicara tidak fokus dan tidak jelas, serta pusing dan bingung dengan prestasi orang. anda tidak ada apa-apanya dibanding dengan yang terhormat bapak sukiyat
ya itulah mental pejabat indonesiaku, tidak punya prestasi tapi suka merebut prestasi orang. salam sabar untuk pak sukiyat (bapak otomotif mandiri indonesia)
memang ini lahh salah satuuu warga yang tidak tau dalam berbisniisss
memang dari pemerintah tuk menghilangkan kata kiat itu berguna untuk bersaing di dunia bisniss
karena suatu nama or merk itu bisa berpengaruh dalam penjualannn
apalagi jika mendatangkan para pemilik uang/(investor )………..
ambil sisi positfnyaa,jangan dikit dikit ngambek g datang dalam uji emisssiiii
seperti anak kecillll yang tidak di berikan permen langsung nangiss dan pundung
kenapa pak joko sutrisno baru ngomong sekarang, dari dulu kemana? trus apa prestasi yang sudah dibuat? giliran ada orang yang berprestasi kok mau di domplengi, yaa.. itulah mental pejabat… salam sabar buat pak sukiyat (bapak pioner otomotif mandiri indonesia)
Mas Kiat nggak usah takut deh…..Ntar klo diproduksi massal tetap digandeng sebagai mitra Esemka kok…..sekarang lagi berjuang untuk legalisasi…..jangan takut ditilapke….doain aja semoga semuanya lancar. jangan mudah diprovokasi ya mas…….
Kalau semua mitra Esemka minta namanya ducantumkan….trus namanya jadi apa?….PT. AIK…mitra buat mesinya,….UKM di Pasuruan, UKM di ceper,…..kan jadi mengaburkan Brand name….???
yang bener yang mana,?…kiat kan modifikasi bodi aja…masa sih harus cantumkan nama…….ini sandungan buat perkembangan mibil Esemka…..ayo yang mau berkarya untuk negeri ini , lakukan sesuatu dengan kerelaan hati……Tuhan maha tau apa yang sudah kita lakukan….InsyaAllah…
BELUM APA-APA SUDAH TERJADI BENTURAN KEPENTINGAN,,,,,,PAK MENTERI COPOT SAJA JOKO SUTRISNO…..TIDAK MENGHARGAI HASIL KARYA ORANG…..BEGITULAH INDONESIA SEHINGGA TIDAK MAJU-MAJU…..BENGKEL KIAT SUDAH MEMBANTU..MALAH DI HILANGKAN…..MUNGKIN MOBILNYA MAU DIGANTI MEREKNYA MENJADI “JS ESEMKA…@ EDAN….
ini pejabat seenaknya aja nyuruh2,,gak tau susahnya bikin ni produk kebanggaan Indonesia…ato (mungkin) takut kalah bersaing????
sabar aja pak semua itu ujian. terus berkreasi jangan menyerah. anggap saja itu anjing meng-gong-gong
sabar aja pak jgn menyerah, terus berkreasi.
anggap aja itu anjing menggonggong.
Pak kiat sabar ya,itu ujian bagi Bpk. apa arti sebuah nama, tetapi ikhlas membantu dalam mewujudkan cita-cita anak bangsa (esemka) lebih mulia dihadapan Tuhan.Semoga karya ini jadi kebanggaan kita.
Wah …. bisa jadi kalau mbetulin mobil di KIAT Motor klaten merek Honda ,Suzuki BMW atau yang lain pulang bisa ganti Kiat Motor .donk…..tentang Jasa yang dilakukan Banyak pihak yang IKHLAS juga banyak tak mau di cantumkan namanya….. tanpa dengan adanya sakit hati….apalagi modifikasi Mobil ESEMKA ini pun pihak Kiat Motor juga dibayar dengan harga yang tak sedikit…..
Pak Kiat gak usah putus asa, ini ujian untuk Mobnas, tetap bantu Pak Jokowi untuk mewujudkan Mobil Nasional. Ini taktik/politik liberal gaya lama untuk mengadu domba anda dg Pak Jokowi. Tapi yang jelas saya bangga, menghargai dan mengapresisi peran dan jasa Pak Kiat, ayo maju terus kembangkan Mobnas Esemka Pak Sukiyat.Jangan sampai mobil Esemka batal diproduksi massal.
Habis manis, sepah dibuang itu baiknya untuk mengajari murid dlm mapel bhs indonesia saja, jgn langsung dieja wantahkan begitu saja, itu nggak bagus pak, hrusnya kitakan bs slg mendukung, yg sabar ya pak Kiat, memang bgtu suka2 orang kalo pya jbtan trs ndak mau mikir dan ditimbang pake hati……
Sebaiknya ada keseimbangan … perlu di lihat sumber lain bukan hanya satu sumber KIAT motor saja . logikanya Mobil SMK sudah ada sebelum keterlibatan KIAT Motor klaten … jika Kiat motor diminta memodifikasi BODY maka sebaiknya tak harus mengganti merek nya …. sedangkan dari awal perijinan mobil tersebut tak pernah ada dalam berkas dengan nama kiat ESEMKA yang ada hanya ESEMKA RAJAWALI untuk yang SUV , ESEMKA DIGDAYA untuk Double cabin dan ESEMKA BIMA untuk Mini Truk ……
Belum tentu jadi pabrikan mobil udah mempermasalahkan nama,, ujung2nya juga cuma anget anget tai ayam
ITULAH MANUSIA KLO SUDAH MENYANGKUT UANG APAPUN AKAN DILAKUKAN WALOPUN HARUS MENYAKITI HATI SESEORANG… MENTERI NE GA MAU MENGHARGAI KARYA ANAK NEGERI. PAK KIAT YANG SABAR AJA ALLOH MAHA TAHU KOK PAK.
sabar pak kiat..jangan emosi dulu cuma nama aja…besok semua harta benda bengkel besar yg kau miliki pada saatnya juga akan kau tinggalkan….
mestinya yang dihapus dan dicopot adalah JOKO SUTRISNO.. tak pantas dia jadi Direktur Pembinaan SMK.. tak pantas orang yang tidak bisa menghargai jasa orang duduk jadi pembina.. apalagi di bidang pendidikan.. buang jauh-jauh orang yang tidak bijak dan tak kenal budi dari Kementrian Pendidikan..!! Jelas-jelas pak Sukiyat sudah berbuat untuk SMK secara nyata.. Joko Sutrisno justru tidak sebanding dengan Sukiyat….
Pak Kiat, kl gak salah mobil yg itu kan mobil FOD dr China? Diakui saja kl itu cuman rakitan…
seharusnya yang dicopot itu bapak menterinya, bukan kiatnya.