DEPAN » Patroli » KASUS PEMERKOSAAN: Polisi akan Konfrontir Korban Pemerkosaan J & Terlapor Su

KASUS PEMERKOSAAN: Polisi akan Konfrontir Korban Pemerkosaan J & Terlapor Su

| | Dilihat: 2868 Kali

Baca Juga:

JAKARTA- Polisi sudah menangkap Su, yang diduga pelaku pemerkosa mahasiswi kebidanan, J, di angkot 01C jurusan Kebayoran Lama-Ciledug. Ada perbedaan pengakuan antara korban J, dengan terlapor Su alias I. Polisi akan mengkonfrontir pengakuan keduanya.

“Menurut korban, yang bersangkutan bersama korban di kos bersama-sama dan melakukan hubungan yang menurut keterangan Su itu melakukan senang sama senang. Oleh karenanya laporan itu akan kita konfrontir korban dan Su,” jelas Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Gatot Edy Pramono di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Selain itu, Gatot mengatakan terlapor Su menyangkal korban ditinggalkan di Stasiun Kebayoran Lama. Selain itu ada beberapa keterangan lain yang berbeda. Korban dan terlapor, menurutnya, sudah kenal sejak di SMA.

“Temannya yang bersangkutan ketika sekolah dulu. Kakak kelaslah di SMA. Pelakunya satu orang. Malam hari itu korban datang ke sana masuk ke tempat kosannya inisial D, makan di rumah makan padang dekat kos-kosan,” jelas Gatot.

Sementara itu Kasubdit Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmy Santika, memaparkan kronologi kejadian menurut terlapor Su.

20 Februari 2012

21.30 WIB

Korban bertemu terlapor di halte. Lalu jalan-jalan ke Situ Gintung. Su kemudian menghubungi temannya, D.

23.00 WIB

J dan Su beranjak ke kos milik D di wilayah Ciputat. Sesampainya di kosan, D disuruh pergi oleh Su. D kemudian meninggalkan J dan Su di dalam kamar. Kemudian J dan Su mengobrol sampai malam.

00.00 WIB

J dan Su yang belum menikah itu kemudian lepas kendali hingga melakukan hubungan suami-istri. Mereka melakukannya hingga 4 kali.

03.00 WIB

J dan Su tertidur.

05.00 WIB

J dan Su bangun.

06.30 WIB

J dan Su keluar dari tempat kos D dan mencari sarapan di dekat kos D.

08.00 WIB

Su mengantarkan J menunggu angkutan umum ke Kebayoran Lama.

08.30 WIB

Su pulang ke mess di kawasan Ciputat.

Su kemudian diketahui pergi ke Pacitan, Jawa Timur. Dalam perjalanan Su mengaku menerima SMS dari J.

“Kalau polisi ada yang tanya, bilang saja kita nggak pernah ketemu terus jangan SMS-an atau telepon ke nomor gue. Soalnya tante melapor,” jelas Helmy menirukan pengakukan J menurut Su.

“Semua kemungkinan bisa. Misal dia betul melakukan itu dengan I (Su) terus saat perjalanan pulang dia di Kebayoran ada kejadian itu, kan bisa saja terjadi,” imbuh Helmy.

 

(detikcom)

Dalam Patroli | Tags ,, , , , ,

Berita Terkait Kategori


Tinggalkan Pesan

    Syarat dan Ketentuan:
  1. Tulisan singkat, padat, Sopan
  2. Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  3. Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.

Komentar Terakhir

  • Netral: Saya setuju,mestinya perusahaan yg sdh niat beroperasional pasti pny budget wages/gaji.Kenapa terlalu kecil...
  • Don Banunaek: kondisi terjadi karena sekarang ini sudah alam negara moderen NKRI .
  • sragen: Pak untung semoga kebenaran akan memihak pada bapak, karena kami dan teman2 semua yakin kalo bapak tidak...
  • fithria: perekrutan baru akan d laksanakan september besok, apa syarat2 kelengkapan administrasinya bisa d masukkan...
  • gibran: Pak Kiat gak usah putus asa, ini ujian untuk Mobnas, tetap bantu Pak Jokowi untuk mewujudkan Mobil Nasional....