Kapolda
DIY rawan teroris

JOGJA: Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memfokuskan pengawasan pergerakan anggota jaringan teroris di Provinsi DIY terutama di Kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo dan Sleman. Tiga daerah itu, berbatasan langsung dengan wilayah Jateng dan rawan dijadikan tempat persembunyian.

“Kabupaten Gunungkidul kami nilai paling rawan, sehingga pengawasan kami konsentrasikan di wilayah itu,” kata Kapolda DIY Brigjen Pol Sunaryono, seusai gladi operasi Aman Nusa VII 2010 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (17/3). Lantaran sama-sama berbatasan langsung dengan kabupaten di Jawa Tengah, Kabupaten Kulonprogo dan Sleman juga merupakan daerah yang rawan dijadikan wilayah pergerakan dan persembunyian teroris.

Sunaryono mengatakan telah beberapa kali melakukan operasi keamanan bersama Polda Jawa Tengah. Operasi difokuskan di wilayah perbatasan antara Gunungkidul dengan Wonogiri, Gunungkidul dengan Klaten, maupun Sleman dengan Magelang, serta Kulonprogo dengan Purworejo. Dari penyelidikan dan pengawasan yang dilakukan selama ini, kata dia, memang belum ada indikasi kelompok teroris bersembunyi di DIY. Namun, langkah antisipasi dengan melakukan pengawasan tetap dilakukan terutama di jalur-jalur perbatasan. “Kami tidak mau kecolongan,” cetusnya.

Sunaryono mengimbau masyarakat terus menjaga keamanan lingkungan sekitarnya, dan selalu waspada terhadap kegiatan kelompok orang yang cenderung tertutup, terutama mereka yang bukan penduduk setempat atau pendatang. “Masyarakat harus meningkatkan upaya tangkal dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya, karena biasanya kelompok teroris melakukan kegiatan tidak di permukaan,” katanya. Oleh karena itu, jika ada pendatang atau kelompok pendatang yang melakukan kegiatan secara tertutup di suatu daerah, masyarakat harus segera melapor kepada kepolisian setempat.

Geladi lapangan
Kendati telah mendapat kepastian Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama batal berkunjung ke Jogja, Polda DIY tetap siaga penuh. Sekitar 1.325 personel kepolisian dari berbagai jajaran satuan wilayah dalam lingkup Polda DIY melakukan geladi lapangan dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden AS Barack Obama, Rabu (17/3) di Stadion Maguwoharjo, Depok,Sleman.

“Memang kami telah mendapat kepastian dari Tim Amerika maupun Mabes Polri bahwa Presiden Obama batal berkunjung ke Jogja, tapi kami tetap siaga penuh untuk menciptakan kondisi kemanan yang kondusif,” kata Sunaryono. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti menginformasikan, latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan keterpaduan fungsi operasional Polri serta unsur terkait lainnya dalam operasi khusus pengamanan kunjungan Presiden AS.

Antisipasi keamanan
Deputi Kapolri Bidang Operasi, Irjen SY Wenas dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kapolda DIY Brigjen Sunaryono menyampaikan, tujuan dari latihan pra operasi ini untuk meningkatkan kesiapan satuan dan kemampuan perorangan. Selain itu, juga untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dan meningkatkan kegiatan preemtive dan preventif melalui pendekatan kemitraan.

Kesiagaan ini barangkali bukan isapan jempol. Pasalnya pada awal Juni 2007 lalu, Polda DIY pernah menangkap sejumlah teroris anggota jaringan Abu Dujana dan menahan di Markas Komando (Mako) Utama Brimob Polda DIY sebelum diterbangkan ke Jakarta untuk diproses di Mabes Polri. Sembilan teroris itu yakni Abu Dujana, Zarkasih, Nur Fauzan, Isa Ansori, Taufi k Kondang, Aris Widodo, Arif Syaifudin, Nur Afi fudin alias Suharto dan Aziz Mustafa.

Sasaran & pola berbeda
Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan, telah terjadi perubahan pada sasaran-sararan dan pola aksi terorisme di Indonesia. “Dari hasil perkembangan juga apa yang saya sampaikan kemarin itu, memang seperti Dulmatin sudah memerintahkan kepada saksi yang kita tangkap hidup, bahwa memang ada perintah fa`i,” kata Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu, usai menghadiri seminar internasional pertahanan
bertema Indonesia Menuju 2025.

Fa`i, jelas Kapolri, adalah melakukan serangan dengan kekerasan-kekerasan kepada sasaran tertentu. “Itu salah satu pola yang juga kita lihat dulu telah dilakukan tapi sekarang agak lebih fokus,” kata Bambang Hendarso seperti dilansir Antara. Saat ditanya apakah sasaran tersebut tidak lagi orang asing namun juga orang-orang yang dinilai berseberangan, Kapolri mengatakan, “Tidak, tapi yang dinilai oleh mereka `seolah-olah mereka itu kaya kita-kita ini`, apakah Polri, TNI atau aparat pemerintah. Itu dianggap thagut. Itu sah kalau dijadikan sasaran mereka”.

Menurut Kapolri, informasi perubahan sasaran itu diperoleh dari para terduga teroris yang tertangkap. Mengenai kemungkinan Istana menjadi sasaran, Kapolri menolak dugaan itu. “Tidak secara spesifik seperti itu,…Tapi yang jelas bahwa mereka melakukan rangkaian kegiatan yang memang sudah dengan pola-pola dikembangkan yang berbeda dengan yang lalu.” “Dengan pelatihan militer, dengan persenjataan yang berbeda, tidak lagi dengan bom. Berartikan ada pola yang baru yang akan dikembangkan,” katanya.

Lebih lanjut Kapolri menjelaskan, guna mengatasi pergerakan para teroris di masyarakat Polri selain melakukan pengejaran terhadap para tersangka juga memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk turut serta melakukan pencegahan terhadap kemungkinan para anggota jaringan teroris melakukan tindakan kekerasan atau mensosialisasikan jajarannya.

Oleh MG Noviarizal Fernandez
HARIAN JOGJA

Editor: | dalam: Kota Jogja |

Berita Terkait

Iklan Baris
  • CV Mitra Mandiri Grup

    Daftrkn Diri Anda Sekarang Juga! CV. Mitra Mandiri Group membuka lowongan: 1.SPG(Wanita/Pr…

  • Kijang LGX

    Kijang LGX 97 Biru AB Kota Pajak Panjang Languns Pemilik. H:087739216357…

  • tanah disewakan

    Tanah 330M Lokasi Bugisan Prambanan. Hubungi: 087739216357/085743512456…

  • dibutuhkan karyawan kantor

    Dibutuhkan Karyawan Kantor,Pria/Wanita Usia max 23Tahun,Siap Kerja Lapangan, Minimal SMA/S…

  • grand livina, juke, march

    Mobil Baru, Grand Livina XV 183 jutaan, Juke, March, Serena. Hubungi: 0852.9256.4723 / BB.

  • spesialis sumur bor

    Spesialis Sumur Bor 0-100M, Timba, Peresapan dan Service Pompa. Hubungi: PAK ARI 087839448…

  • terima kos putri

    Terima Kos Putri/Karyawati 200ribu/bulan. No HP. 081931199727…

  • Dibeli rumah

    Dibeli rumah:yang mau dilelang bank/turun waris/pemiliknya mau cerai 0274.7155840/08783966…

  • ahli sumur bor

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUB. 081 804 060 050…

  • kredit jaminan BPKB

    Kredit Jaminan BPKB Motor/Mobil Cukup KTP,KK,1 Jam Cair No Bicek No Survey Pendatang Ok Sm…

Menarik Juga ยป