PSIM vs GU
Misi amankan tahta

JOGJA: Keperkasaan PSIM sebagai penghuni puncak klasemen sementara wilayah tengah bakal diuji malam ini (15/12), saat ditantang Gresik United di Stadion Mandala Krida.
   
Bagi arsitek Maman Durachman, kemenangan ini wajib dipetik Abda Ali dkk sebab poin tiga bakal mengamankan PSIM di puncak klasemen grup II Devisi Utama. Jika PSIM kalah, Mitra Kukar yang hanya terpaut satu angka siap menggusur. Mitra Kukar dijadwalkan bakal dijamu Persik Kediri sore ini di Stadion Brawijaya Malang.
   
Untuk menjegal langkah Gresik United, Maman telah menginstruksikan anak didiknya untuk tampil menyerang. “Kami akan bermain menyerang seperti biasanya saat kami tampil di hadapan publik sendiri,” kata Maman.
   
Mantan arsitek PSS ini tetap menggunakan pakem tradisional 3-5-2 guna menggulung anak didik Sanusi Rahman. Yang lebih penting, dia juga meminta pada pasukannya tampil lepas seperti saat laga sebelumnya.
   
“Sebenarnya tidak ada penjagaan khusus pada pemain lawan. Semua pemain harus mampu menguasai daerahnya sendiri-sendiri,” tandas Maman.

Tidak itu saja, Maman mengaku tetap bakal memaksimalkan serangan baik sisi sayap kanan-kiri maupun tengah seperti saat membekap PSCS 2-0 di laga sebelumnya. Serangan dari sektor lapangan tengah dipastikan tetap bakal mengandalkan Wawan Sucahyo dan Nova Zaenal.

Winger andalan PSIM Topas Pamungkas dan Tulus Saptianto diharapkan memasok bola-bola crossing ke jantung pertahanan lawan. Di lini depan, Maman bakal menduetkan Indra Gunawan dan Elthon Maran.

Sementara itu, untuk mengantisipasi serangan-serangan berbahaya dari duet Alberto Paredes dan Ali Usman, Maman tetap menurunkan trio defender-nya yakni Abda Ali, Joni Sukirta dan Jefri Prasetya.

Tidak beda jauh dengan PSIM, Pelatih Gresik United Sanusi Rahman pun berjanji timnya akan tampil menyerang. Dengan bisa diturunkannya tiga legiun asing, yakni Jorge Alberto Paredes Bareiro, Luis Alejandro Pena Sanhueza dan Anderson Alexando Ferreira Dos Santos, dipastikan bakal membuat serangan dan pertahanan yang dimotori Uston Nawawi bisa mengimbangi permainan PSIM.

“Kami hanya bawa 18 pemain termasuk tiga pemain asing. Kami masih buta dengan kekuatan dari PSIM. Saya lihat mereka dalam kondisi on fire. Inilah yang kami waspadai,” terang Sanusi saat sesi uji coba lapangan.

Sanusi menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi mengenai motivasi tinggi yang kini diusung Laskar Mataram. Selain karena bermain dihadapan publik sendiri, Sanusi mengakui perbedaan peringkat klasemen memang membuat timnya berada di posisi inferior.
 
“Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin agar mampu mencuri poin disini,” pungkas Sanusi. (Harian Jogja/Jumali)

HARJO CETAK

Editor: | dalam: Sport |

Berita Terkait

Iklan Baris
  • lembaga keuangan syariah

    Lembaga Keuangan yang Aman&Amanah. Menerima Tabungan Berjangka 1tahun Dengan Jasa 2%/…

  • pasang gigi behel

    Pasang gigi&Behel Berkwalitas&Bergaransi Harga@50rb@100rb BAYU: 0817265829, 0813…

  • dibeli tinggi laptop/netbok

    Dibeli tinggi laptop netbok gadget DSLR ,komputer,lcd,dan lain lain.hidup rusak mati. 0813…

  • Dijual mitsubishi

    Dijual Mitsubishi/Truck Fe74 2013/ Kuning AA-CA.Suzuki Pick Up ST 150 Hitam AB-CD Hubungi:…

  • Dicari karyawan toko

    Dicari karyawati toko&karyawan gudang di toko kartika muda Jogja Solo km 10.5 Telpon.

  • tanah dijual

    Kavling Start Sudah Fouds,IMB,SHM L150 LD6,5 Jl.Aspal, 2 Mobil. Plurugan Barat Masjid Aceh…

  • Membutuhkan sopir

    Butuh Sopir SIM B1 Maksimal 40tahun Fasilitas: Uang Muka, Bonus, Tunjangan. Lamaran: MATRA…

  • Butuh OB

    Dibutuhkan 1 Office Boy Syarat:Pria,Usia 20tahun-30tahun Minimal SMU,Jujur,Tanggung jawab,…

  • karyawan untuk laundry zone

    Langsung kerja!! Butuh kasir& 2 bagian setrika wanita. Gaji 800ribu,kerja shift,tidak…

  • Dicari sales

    Dicari sales domisili klaten (diutamakan) untuk kelilingan bahan bangunan minimal SLTA juj…

Menarik Juga »