BRI Tawarkan KPR BUNGA RINGAN

ILUSTRASI (JIBI/SOLOPOS/Dok)

SOLO--BRI menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan buang super ringan hanya 7,5% fix selama dua tahun. Bunga ringan dalam program bertajuk BRI Hoki ini diluncurkan menyambut perayaan Imlek dilanjutkan Hari Valentin.

“Mengambil dua momentum tersebut, program ini kami tawarkan mulai pertengahan Januari sampai akhir Februari. Selain KPR, bunga ringan juga berlaku untuk kredit pembelian mobil atau KKB,” jelas Area Sales Manager Sentra Kredit Konsumer BRI Cabang Slamet Riyadi, J Alfred Simanjuntak, didampingi stafnya, I Wayan Puspawana, saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (13/2/2012).

Alfred menyebut program Hoki sebenarnya sama seperti KPR dan KKB pada umumnya. Hanya saja, kali ini, bunga KPR ditetapkan sangat ringan, hanya 7,5% dan uang muka 10%, dengan jangka waktu pembayaran hingga 20 tahun. Sedangkan KKB, bunga kredit dipatok 4,3%-6,3% dengan tenor 1-5 tahun. Bunga kredit tersebut, sambungnya, lebih ringan dibandingkan bunga kredit KPR dan KKB umumnya. Sebagai perbandingan, akhir Desember lalu, BRI masih memberlakukan bunga KPR senilai 8,25% dan KKB mulai 4,9%.

Mengenai nominal, KPR dan KKB di program Hoki sama seperti KPR dan KKB umumnya. Nasabah boleh mengajukan pinjaman mulai Rp50 juta hingga Rp5 miliar. Sedangkan mengenai persyaratan, Alfred mengatakan secara umum persyaratan sama, kecuali pengembang. Pengembang untuk program ini harus telah menjadi mitra BRI. Pengembang mitra BRI sendiri jumlahnya mencapai puluhan, di antaranya Paloma, Gilang Gumelar Sakti, Era Athaya, Gemilang Abadi Jaya, Peny Regency, Fajar Bangun, hingga Solo Paragon. “Walau tidak semua pengembang bisa, kami pastikan developer mitra BRI tersebar di hampir semua wilayah pengembangan perumahan di Soloraya,” tandas Wayan.

Sejauh ini, pihak BRI mencatat program Hoki banyak peminat. Alfred menyebut sejak diluncurkan pertengahan Januari, sedikitnya 40 aplikasi KPR telah diterima pihaknya, dengan nilai kredit menembus Rp9 miliar-Rp10 miliar. Dari jumlah pengajuan itu, dia menegaskan, tidak semua dipenuhi. Menurutnya, BRI menerapkan persyaratan ketat bagi nasabah untuk mendapatkan program kredit, termasuk Hoki. Hal itu terkait kebijakan pihaknya untuk menjaga kinerja perbankan dalam kondisi prima.

(JIBI/SOLOPOS/Tika Sekar Arum)

Editor: | dalam: Ekonomi |
Iklan Baris
Menarik Juga »