BANDARA KULONPROGO
Investor Swiss Siap US$350 juta

IKULONPROGO—Rencana pembangunan bandara Internasional di DIY yang bakal dilaksanakan PT Angkasa Pura I, menarik minat investor asal Swiss.

Ketertarikan investor asal Swiss itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Joko Susilo. Saat ditemui di lokasi pilot project PT Jogja Magasa Iron (PT JMI) di Dusun I, Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Sabtu (18/2) lalu, Joko menyatakan, pembangunan bandara memang proyek yang sangat mendesak untuk segera dibangun.

”Apalagi mengingat kapasitas Bandara Adisutjipto sudah tak lagi mampu menampung jumlah penumpang. Lagian Adisutjipto kan milik militer,” ujarnya.

Joko menambahkan, saat ini dirinya tengah mengantar dua orang investor, Walter Bizzare dan Martin Eppache, melakukan peninjauan. Ke depannya, pihaknya akan segera menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, tak terkecuali dengan pihak PT Angkasa Pura I. ”Yang kami perlukan sekarang cuma dukungan, baik dari Pemkab maupun pemerintah pusat,” kata dia.

Investor asal Swiss itu juga siap menggelontorkan dana US$350 juta atau lebih dari Rp1 triliun untuk pembangunan bandara. ”Kalau memang alokasi anggaran untuk bandara sekitar Rp1 triliun, kami pastikan bisa menyiapkan lebih dari itu,” tegasnya.

Terpisah, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat ditemui seusai memberikan sambutan dalam acara Muscab PKB, Minggu (19/2) menegaskan, Pemkab Kulonprogo siap menyambut semua investor dari manapun yang hendak menanamkan modalnya di Kulonprogo. ”Kami juga pasti akan berikan pelayanan prima dari setiap investor yang datang,” ujarnya.(Harian Jogja/Arief Junianto)

Editor: | dalam: Kulon Progo |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »