UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Buka Prodi Farmasi

ilustrasi (dok)ilustrasi (dok)

SOLO–Universitas Sahid Surakarta (USS) akan membuka program studi (Prodi) Farmasi. Saat ini USS sedang menunggu penilaian hasil akhir proses pengajuan prodi baru, dari Dirjen Dikti, Kemdikbud.

Rektor USS, Prof Dr Ir Kohar Sulistyadi MSIE, mengharapkan proses pengajuan prodi baru segera selesai. Selanjutnya USS akan memberikan bank garansi prodi baru yang kini ditetapkan senilai Rp3,2 miliar/prodi. Setelah itu, izin operasional baru dikeluarkan Dirjen Dikti.

“Saya menargetkan September 2012, USS sudah mulai menerima mahasiswa baru Prodi Farmasi,” jelasnya saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin (2/4/2012).

Sebenarnya, kata Kohar, USS juga sudah mengajukan izin untuk Prodi Kebidanan. Tapi saat ini ada larangan pendirian prodi bidang kesehatan karena pemerintah mengadakan kebijakan moratorium. Namun demikian pengajuan Prodi Kebidanan dari USS sudah ada dalam daftar tunggu. Sehingga sewaktu-waktu pemerintah mencabut kebijakan itu, USS bisa membuka Prodi Kebidanan. “Sekarang memang ada pembatasan pendirian prodi baru bidang kesehatan. Misalnya Prodi Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat dan lainnya. Saya sendiri tidak tahu sampai kapan kebijakan ini diberlakukan,” terangnya.

Saat ini, ungkapnya, USS memiliki sembilan prodi. Yaitu Keperawatan, Profesi Nurse, Psikologi, Teknik Informatika, Teknik Industri, Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi Bisnis, Desain Komunikasi Visual, Desain Interior. Jumlah mahasiswa USS sekitar 1.400 orang. “Selama ini yang jadi unggulan USS adalah Prodi Keperawatan. Tapi ke depan saya berharap semua prodi semakin berkualitas,” terangnya.

Selain itu, terangnya, setiap mahasiswa USS juga dibekali dengan keterampilan berwirausaha. Hal itu merupakan salah satu ciri lulusan Universitas Sahid.

Kohar juga mengungkapkan Rabu (4/2/2012), USS akan mewisuda 92 mahasiswa di Hotel Sahid Jaya Solo.

Editor: | dalam: Pendidikan |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »