Lelang Outsourcing Tanpa Peminat, Penjaga Halte Trans Jogja Tetap Gajian

JAGA HALTE—Lelang outsourcing penjaga halte Trans Jogja sepi peminat (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)JAGA HALTE—Lelang outsourcing penjaga halte Trans Jogja sepi peminat (JIBI/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)

JOGJA—Pemprov DIY dibuat pusing karena lelang outsourcing penjaga halte Trans Jogja sepi peminat.

Lelang sudah dua kali diselenggarakan namun nihil peserta sehingga proses lelang harus dilanjutkan sampai Juli. Bahkan penunjukan langsung pun tidak bisa dilakukan karena tidak ada peserta. Dalam peraturan lelang, bila sudah dilakukan dua kali lelang, boleh ditempuh dengan cara penunjukan.

Menurut Kepala Dishubkominfo DIY, Tjipto Haribowo, sebanyak 700 tenaga honorer penjaga halte tetap akan gajian. Pasalnya sudah tersedia anggaran Rp2 miliar dari APBD Provinsi untuk membayar upah yang setiap pegawai rata-rata Rp1 juta per bulan.

“Anggaran tersebut mendahului APBD perubahan karena kalau tidak begitu, mereka [penjaga halte] tidak gajian sampai Juli,” katanya di kantor DPRD DIY, Senin (8/5).

Ia berharap lelang akan terealisasi pada Juli mendatang. Tjipto mengaku tidak tahu penyebab ketiadaan peserta yang berminat sebagai perusahaan outsourcing Trans Jogja. (ali)

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
Menarik Juga »