KASUS PENIPUAN
Gelapkan Uang, Pensiunan Bank BRI Ditangkap Polisi

TERSANGKA PENIPU- Petugas menunjukkan kuitansi barang bukti kasus penipuan dengan tersangka Agus Supriyanto (tengah), 53, warga Tegalharjo, Begajah, Sukoharjo, di Mapolsek Serengan, Solo, Rabu (9/5/2012). (JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya)TERSANGKA PENIPU- Petugas menunjukkan kuitansi barang bukti kasus penipuan dengan tersangka Agus Supriyanto (tengah), 53, warga Tegalharjo, Begajah, Sukoharjo, di Mapolsek Serengan, Solo, Rabu (9/5/2012). (JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya)

SOLO-Pensiunan Bank BRI Cabang Sukoharjo, Agus Supriyanto alias Agus, 53, dibekuk Polsek Serengan, di kawasan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (2/5) lalu. Warga Tegalrejo, Begajah, Sukoharjo ini harus berurusan dengan polisi lantaran menjadi calo ilegal dan menggelapkan uang puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun solopos.com menyebutkan, Agus melakukan tipu muslihat kepada korban dengan cara memastikan orang dapat bekerja di suatu perusahaan yang diinginkan. Agar proses berjalan lancar, Agus meminta uang puluhan juta rupiah kepada korban sebagai syarat untuk menyuap orang dalam.

Dalam kasus ini, Ardian Wijaya, 33, warga Joyodiningratan, Kemlayan, Serengan, menjadi salah satu korban kelicikan perbuatan Agus. Penipuan itu terjadi pada 11 Oktober 2010, di kantor LPHI-YLBH-BSI, Joyotakan, Serengan, Solo. Agus menjanjikan kepada Ardian dapat bekerja di Bank Pasar Karanganyar.

“Namun syaratnya, korban harus menyetor uang senilai Rp60 juta kepada pelaku. Jika uang itu diserahkan, dalam waktu dekat korban dalam dekat pasti bekerja di Bank Pasar,” kata Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Agus Sriyono didampingi Kanit Reskrim, AKP Widodo, saat ditemui wartawan, di Mapolsek Serengan, Rabu (9/5/2012).

Menurut Agus, untuk menyakinkan korban, pelaku sengaja membuat surat perjanjian bermaterai dan kuitansi penyerahan uang tersebut. “Korban telah menyerahkan uang kepada pelaku senilai Rp35 juta. Penyerahan uang itu merupakan tahap pertama. Pelaku menjanjikan jika tidak terima di bank tersebut, maka uang yang telah disetor akan kembali semuanya,” kata Agus mewakili Kapolsek Serengan, Kompol Kaharuddin.

Dikatakan Agus, dalam kurun waktu yang telah ditentukan, pelaku tak kunjung memberikan kabar kepada korban mengenai kepastian diterima bekerja di Bank Pasar. Saat korban menanyakan hal tersebut, pelaku selalu berbelit-belit menjawabnya. Curiga menjadi korban penipuan dengan penggelapan, korban lantas melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian pada 30 April lalu.

“Berdasarkan penyelidikan petugas, pelaku diduga melakukan penipuan serupa di luar Kota Solo. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan penggelapan. Ancaman hukuman empat tahun penjara,” kata Kasi Humas Polsek Serengan.

Editor: | dalam: Hukum |
Iklan Baris
  • Mitra tekhnik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah.tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • tambahan penghasilan

    Bagi Ibu Rumah Tangga, Mahasiswa/mahasiswiwi, Karyawan dan sebagainya yang Membutuhkan Uan…

  • Ahli sumur

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUBUNGI. 081 804 060 050…

  • Diamond mebel baru

    Pusat Perlengkapan Mebel,Interior,Dapur Kompor,Penyedot Asap,Water Heater Komplit,Murah.Di…

  • Rumah diperum tirtasani

    Dikontrakkan 1Rumah, 2LT, Fasilitas Lengkap di Perum Tirtasani Lokasi Dekat Pintu Utama, P…

  • bengkel RPM Handayani

    BENGKEL RPM HANDAYANI,melayani PRESS BODY, dengan mesin pres, selatan terminal lama,baleha…

  • ahli sumur bor

    Ahli Sumur Bor/ Suntik/ Gali/ Sedot WC/ Saluran Mampet/ Servis Pompa. Hubungi: 0274-780671…

  • rumah di jl wates

    Rumah Bagus 70/143m2 Jl.Wates km.11 Perum Sedayu Permai Blok.D No.56 SHM 195juta.Hubungi:0…

  • umroh dan haji

    Segera Wujudkan Impian ke Baitullah Umroh DP 3,5juta& Haji DP5juta Bisa Dicicil, Bonu…

  • karyawan laundry

    Cepat!! Butuh Karyawati Laundry Minimal SMA Gaji 1Juta,9 Jam Kerja,Ada Libur Laundry Zone…

Menarik Juga »