Sosialisasi Sisa Dana Rehab-Rekon Merapi Belum Merata

Gunung Merapi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)Gunung Merapi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

SLEMAN—Sosialisasi terkait sisa dana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) sebesar Rp15,9 miliar di APBD Provinsi DIY ke desa-desa terdampak erupsi Merapi tidak merata. Belum semua desa mengetahui keberadaan pasti dana tersebut.

Adapun sisa dana tersebut berasal dari bantuan masyarakat pasca erupsi Merapi dan dimasukkan ke dalam pos bantuan sosial APBD DIY.

Kepala Desa Glagaharjo, Suroto mengaku pernah mendengar keberadaan sisa dana rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp15,9 miliar, namun, belum pernah diberitahu secara langsung terkait prosedur serta mekanisme pengajuan proposal bantuan.

“Sejauh ini, belum ada satu pun pihak yang melakukan sosialisasi ke Desa Glagaharjo terkait pengajuan dan penggunaan sisa dana tersebut,” ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (18/6).

Menurut dia, seandainya dana sisa tersebut benar-benar ada dan bisa direalisasikan, pihaknya siap untuk menindaklanjuti dan mengikuti semua prosedur.

Sebaliknya, Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, justru sudah mengajukan proposal pembuatan jembatan di Kopeng menggunakan dana sisa bantuan sosial tersebut.

“Total anggaran berkisar Rp250 juta dan baru diajukan bulan ini,” ujar dia.

Selain jembatan di Kopeng, pihaknya juga berencana untuk mengajukan dana pembuatan jembatan jembatan penghubung hunian tetap mandiri dan TKD pagerjurang, serta jembatan di pojok Gondang I. Namun, sambungnya, belum diketahui secara pasti kapan pengajuan selanjutnya direalisasikan. Ia menilai, pengajuan proposal pembangunan, membutuhkan waktu dan ketelitian agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.(ali)

Editor: | dalam: Sleman |
Iklan Baris
Menarik Juga »