SMP PLUS
Seleksi Siswa Plus Berdasarkan UN

ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/dok)

SOLO-Seleksi siswa plus yang akan mendaftar ke jenjang SMP, ditetapkan berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN). Setiap SMP plus akan menerima siswa dengan nilai UN terbaik sesuai kuota yang ditentukan sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Rakhmat Sutomo, mengungkapkan Disdikpora sudah menentukan siswa dari SD mana yang berhak mendaftar di SMP plus tertentu. Syarat utama menjadi siswa plus, memiliki kartu Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) Gold atau Platinum. “Siswa harus mendaftar di sekolah yang ditentukan,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/6).

Tahun ini, ungkapnya, Disdikpora sudah menentukan 10 SMP Plus. Yaitu SMPN 11, SMPN 12, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, SMPN 22, SMPN 24, SMPN 25 dan SMPN 26. Daya tampung siswa secara keseluruhan 2.240 siswa.

Ia mencontohkan siswa SD di Pasar Kliwon, ditentukan hanya mendaftar di SMPN 11 atau SMPN 26. Mereka yang berhak mendaftar di SMPN 11 berasal dari 26 SD di Pasar Kliwon. Antaralain siswa dari SDN Kusumodilagan, SDN Carangan, SDN Gading 1, SDN Gurawan, SDN Jogosuran, SDN Baturono, SD Cokroaminoto, SD Islam Amanah Umah.

Sedangkan siswa yang berhak mendaftar di SMPN 26 berasal dari 46 SD yang ditentukan. SD tersebut antaralain berasal dari SDN Kauman, SDN Pasar Kliwon, SDN Lojiwetan, SDN Kedunglumbu, SDN Ngepung, SDN Losari, SDN Yosodipuran.

Kepala SMPN 11 Solo, Mulyati, mengungkapkan pihaknya siap menerima siswa plus. Namun ia mengharapkan bantuan dari pemerintah seperti Bantuan Operasional Siswa (BOS) dan BPMKS bisa cair tepat waktu. “Kalau ada kebijakan sekolah plus, pemerintah juga harus konsekuen,” katanya.

Menurutnya keterlambatan pencairan bantuan, bisa mengganggu operasional sekolah. Terlebih sekolah plus seperti SMPN 11, sangat mengandalkan dana dari pemerintah.

Rakhmat mengungkapkan kebijakan sekolah plus dari tahun ke tahun terus dibenahi. Jika tahun ini belum bisa menjangkau semua siswa miskin, diharapkan tahun depan bisa menjangkau semuanya. Oleh karena itu Disdikpora akan mengadakan evaluasi.

Kepada masyarakat Rakhmat berharap tidak mendaftar ke sekolah plus jika termasuk golongan mampu. Ia juga meminta peran semua pihak agar program ini tepat sasaran. “Harus ada malu dari masyarakat jika mendaftar di sekolah plus, padahal ia mampu,” ujarnya.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Baris
  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

  • Dicari Karyawan-karyawati

    Dicari Karyawan-karyawati untuk bagian SPG/Gudang/OB/Tailor. Usia 20-40 tahun. Syarat Hanya KTP & langsun…

  • Anda butuh pinjaman???

    Anda butuh pinjaman??? jangan bingung NSC Finance Solusinya, Jaminkan BPKB motor anda. Proses Cepat, tanpa pot…

  • Dijual tanah LT.593

    Dijual tanah LT.593 LD.12 harga 5,5juta/m SHM aspal. Jalan Kaliurang KM 14 (depan UII) Hubungi: 0822-4343-7711…

  • Dibutuhkan marketing executive

    Dibutuhkan marketing executive di Nusantara Sakti Gejayan. Syarat: Pendidikan minimal SMP Usia 18-40 tahun, si…

  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

  • DIjual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan 152m. harga 1,7juta/m lokasi dikalasan, 285m 1,8jt/m. Utara SD Model Hubuungi: 0813287…

  • Jual Revo CW 11

    Jual Revo CW 11 no cantik, pajak baru KM dikit, hitam seperti baru Harga 7850 NEGO tipis. 081 949 10 20 30…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

  • Dijual tanah LT.688

    Dijual tanah LT.688 LD.12 aspal Jalan Magelang KM.9 (selatan lapangan denggung) Hubungi: 0822-2308-3000…

2
Menarik Juga »