TUNJANGAN GURU
Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Agama Menunggu APBN-P

Ilustrasi (JIBIBisnis Indonesia/Nurul Hidayat)Ilustrasi (JIBIBisnis Indonesia/Nurul Hidayat)

SOLO – Pencairan tunjangan sertifikasi periode Juli-Desember 2011, bagi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang proses sertifikasinya melalui Kemenag, masih menunggu turunnya dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P).

Kasubag Tata Usaha Kemenag Solo, Syamsuddin, menerangkan tunjangan senilai kurang lebih Rp4 miliar itu akan diterima sekitar 120 guru PAI. “Kami sudah mengusulkan sejak April 2012. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan cairnya. Semoga tidak ada masalah,” jelasnya, Selasa (7/8/2012).

Ia menceritakan terlambatnya pencairan tunjangan sertifikasi guru PAI tahun 2011, karena saat itu terjadi persepsi yang kurang tepat terhadap data guru PAI penerima sertifikasi. Pasalnya, waktu kelulusan sertifikasi dengan turunnya Nomor Register Guru (NRG) tidak sama. Ketika Kemenag menerima fotokopi data guru, juga tidak ada kejelasan NRG. “Daripada salah prosedur, saat itu Kemenag tidak langsung memproses pencairan tunjangan,” katanya. Akibatnya, terang Syamsuddin, dana yang seharusnya untuk membayar tunjangan sertifikasi, kembali ke kas negara. Ia juga membantah dugaan beberapa orang yang menyebut Kemenag telah menyimpan dana tunjangan sertifikasi itu.

Sementara untuk pencairan tunjangan sertifikasi di lingkungan Kemenag, mulai April 2012 pencairannya dilakukan sebulan sekali. Meski mekanismenya lebih pelik jika dibandingkan pencairan tunjangan model triwulan atau enam bulan sekali, Syamsuddin menerangkan Kemenag berusaha konsisten. Pasalnya pencairan tunjangan setiap bulan menjadi keinginan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Pencairan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. “Waktu pencairan biasanya pertengahan bulan atau bahkan akhir bulan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, imbuhnya, jumlah guru yang menerima tunjangan sertifikasi melalui Kemenag pada Juli 2012 sebanyak 158 orang. Nilai tunjangan Rp461.572.325. Sedangkan Agustus, jumlah penerima tunjangan menjadi 155 orang dengan nilai total Rp452.898.160. “Penerima tunjangan berkurang karena ada yang pensiun,” katanya.

Salah seorang guru PAI yang sertifikasinya melalui Kemenag, Khoeron, mengungkapkan menurut informasi yang ia peroleh, keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi periode Juli-Desember 2011, karena Kemenag terlambat mengajukan proses pencairan. “Semoga ke depan pencairan tetap lancar seperti sekarang,” katanya.

Soal mekanisma pencairan tunjangan sertifikasi yang kini dilakukan setiap bulan, Khoeron mengaku jika dirinya sebenarnya lebih senang tunjangan dicairkan tiga bulan atau enam bulan sekali. “Kalau cairnya setiap bulan sekali, relatif lebih mudah habis,” ujarnya.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Baris
  • Pijat urat kejepit

    Tukang Pijat Urat Kejepit Kesleo Sakit Pinggang & Kesemutan. Pak Joko Bisa Dipanggil.

  • Mitra Tekhnik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • Bengkel RPM Handayani

    BENGKEL RPM HANDAYANI,melayani PRESS BODY, dengan mesin pres, selatan terminal lama,baleha…

  • Salon Shinta

    Salon SHINTA, Melayani rias pengantin,dan lain lain alamat.Jl raya-semanu, baleharjo,Wonos…

  • Terima kos putri Sakura

    Terima kos putri Sakura. Fasilitas: 3,5×4 AC,bedcover,meja,kamar mandi dalam. Harga m…

  • NSC Finance

    Dana super cepat!! NSC Finance taksiran tinggi,angsuran murah,cair hari ini.Aman: Adit 085…

  • Dicari karyawan dan sopir

    Dicari karyawan& Sopir laki laki untuk kirim barang (helper) Hubungi: mutiara jl. Dr…

  • Pengobatan Alternatif

    ALTERNATIF NUR KHALIFAH, Pengobatan alternatif R.Bayu Segoro,0878 3819 2424/ 0838 6960 927…

  • kos putra

    Kos Putra 2juta/tahun/NEGO Tempat Strategis Hubungi:0274-2612916/085643267282…

  • Ahli sumur

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUBUNGI. 081 804 060 050…

Menarik Juga »