KESEHATAN
Lebaran, Kolesterol Jahat Mengintai...

ilustrasi (obatalamikolesterol.net)ilustrasi (obatalamikolesterol.net)

Lebaran tinggal menghitung hari. Sajian makanan istimewa bersantan segera mudah ditemui. Bagi penikmat makanan berminyak itu, perlu diwaspadai potensi peningkatan kolesterol.

Di balik kelezatan aneka hidangan Lebaran seperti opor ayam, rendang, puding, kue, kukis dan hidangan lainnya, tersimpan kadar kolesterol yang sebaiknya dihindari. Konsumsi makanan berminyak dengan kandungan lemak yang berlebihan akan memicu peningkatan kolesterol jahat untuk tubuh.

Dokter umum di rumah praktik Tamansiswa, Haryanto mengatakan, mengonsumsi makanan mengandung santan dalam jumlah banyak selama hari raya sulit dihindari. Makanan yang terhidang atau disuguhkan sebagian besar mengandung lemak dan minyak yang akan dikonsumsi berulang-ulang.

“Apalagi jenis sayur bersantan seperti opor ayam atau rendang, lemak jenuhnya tinggi dan itu yang perlu dikontrol untuk konsumsi,” ujar dia kepada Harian Jogja, Sabtu (11/8).

Dengan kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi itulah, santan tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari. Terlebih pada tubuh pemilik riwayat kolesterol, jantung, dan berat badan.

Menurut Haryanto, mengonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh memang tidak dilarang. Hanya saja, pola konsumsi dilakukan sesekali dan tidak terus-menerus dalam jangka waktu berdekatan.

“Sulit untuk menghindari dan mengelak, tetapi bisalah untuk bijaksana pada diri sendiri. Toh banyak juga makanan sayuran atau camilan yang tidak berminyak atau berlemak banyak,” tambahnya.

Jika memang kontrol pada makanan berlemak sulit dilakukan, perlu sekiranya mengimbangi konsumsi makanan tersebut dengan makanan yang bisa menetralkan. Jenis makanan penetral yakni kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang tanah, maupun kacang hijau.

Konsumsi makanan bersantan sebaiknya juga diselingi dengan makanan berserat baik sayur maupun buah. Jenis asupan berserat itulah yang memiliki fungsi menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

Pemilik riwayat kolesterol tinggi, Igun Kuncoro mengatakan, untuk menetralkan makanan bersantan bisa juga memilih buah tomat untuk dikonsumsi. “Kan ada yang tidak senang kacang-kacangan, kalau saya disarankan dokter untuk makan tomat segar sebelum dan sesudah makan lemak jenuh,” katanya di daerah Papringan, Demangan, Jogja, kemarin.

Sesuai kandungan alaminya, buah tomat diketahui memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Tomat masak berwarna merah mengandung senyawa likopen yang merupakan antioksidan tinggi dalam membantu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Editor: | dalam: Kesehatan |
Iklan Baris
  • Pasang dan servis CCTV

    SainStek, Pasang&Servis CCTV,PABX,FAX,SLT dan lain lain. Jl.Prof Yohanes 1112 Hubungi…

  • Optik Aruni

    OPTIK ARUNI. Melayani: cek mata panggilan,konsultasi,JL.Letjend.Suprapto, No 1(utara kanto…

  • Spesialis cetak nota

    Spesialis Cetak Nota NCR 90ribu/RIM& Undangan Nikah Mulai Rp.1100 Hubungi: 0856432642…

  • Dana tunai jaminan BPKB

    Dana Tunai Jaminan BPKB Motor/ Mobil Proses Cepat Bunga Ringan Tenor 1tahun-5tahun. Buktik…

  • ingin penghasilan diatas 2 juta

    Ingin Penghasilan diatas 2 Juta?(Halal) Ini Kesempatan Kerja untuk 4 Wanita 17-30Tahun,SMP…

  • Optik natural

    OPTIK NATURAL hadir untuk anda cek mata, konsultasi GRATIS terima panggilan Hubungi : 0877…

  • Dijual mitsubishi

    Dijual Mitsubishi FE 349 Truck 2005 AB-AN dan Mitsubishi 349′ 2004 D-CA.Hubungi:PT A…

  • Dana tunai tanpa potongan

    Anda Butuh Dana Tanpa Potongan?? Saya Siap Bantu Dengan Jaminan BPKB Motor Minimal tahun 1…

  • Dibutuhkan sopir

    Dibutuhkan Sopir Serabutan Untuk Toko Gypsum, Minat Kirim Lamaran Ke Jl.Monjali 42 Gemawan…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu tutup kartu kredit/KTA. Hanya bayar 30% dari tagihan terakhir, 100% Legal dan aman.

Menarik Juga ยป