TKI Asal Semanu Meninggal di Malaysia

ilustrasiilustrasi

GUNUNGKIDUL—Supardi, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia asal Padukuhan Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu dikabarkan meninggal di tempat kerja. Hingga hari ini, Senin (10/9), pihak keluarga belum mendapatkan kepastian penyebab kematian TKI yang merantau sekitar dua tahun lalu.

“Semua informasi besok saja. Kami belum mendapatkan kepastian dan keterangan apapun soal meninggalnya salah satu keluarga kami,” kata Puniko, kakak ipar korban kepada Harian Jogja, Senin (10/9).

Keluarga Supardi di Sambirejo mengaku terpukul mendapat kabar meninggalnya Supardi. Keluarga masih tertutup kepada wartawan yang mencoba akan mencari informasi perihal meninggalnya Supardi.

“Kami belum bisa beri keterangan apapun. Kami masih tunggu jenazah tiba di Jogja besok. Jadi besok saja wawancaranya,” ujar perwakilan keluarga yang menerima kabar duka pada Minggu (9/9) petang hari dari salah satu teman Supardi.

selama ini keluarga justru tak tahu di mana dan perusahaan apa Supardi bekerja.

Berbagai persiapan sudah dilakukan keluarga Supardi untuk menyambut kedatangan jenazah yang diperkirakan tiba di bandara Adi Sutjipto pada Selasa (11/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Dinsosnakertran Gunungkidul, Dwi Warno Widi Nugraha saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan informasi tersebut. Namun menurut Dwi Warna, pihaknya akan melakukan pendekatan kepada pihak keluarga dalam waktu dekat.

Menurutnya, jika keberangkatan TKI ke Malaysia melalui jalur resmi, dipastikan tidak akan ada kesulitan mendapatkan informasi keberadaan dan tempat kerja karena adanya jaminan keamanan yang jelas.(ali)

Editor: | dalam: Gunung Kidul |
Iklan Baris
Menarik Juga »