Bawa Ganja, Mahasiswa Malaysia Ditangkap

Amir, (kiri menghadap tembok) mahasiswa kedokteran asal Malaysia saat diamankan petugas, Senin (8/10/2012). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)Amir, (kiri menghadap tembok) mahasiswa kedokteran asal Malaysia saat diamankan petugas, Senin (8/10/2012). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)

SLEMAN—Tertangkap tangan membawa ganja, Amir, 22, mahasiswa asal Selangor, Malaysia diringkus Satuan Reserse Polres Narkoba Sleman.

Kasatnarkoba Polres Sleman AKP Heri Yugo, Senin (8/10/2012)  memaparkan, Amir ditangkap saat sedang mengambil ganja seberat 68 gram di Jl.Babadan Baru, Condongcatur, Depok, Jumat (5/10/2012) sore, sekitar pukul 17.15 WIB.

Penangkapan tersebut, kata Heri, berdasarkan informasi yang diperoleh polisi di lapangan yang melihat gerak-gerik Amir yang mencurigakan. “Kita buntuti dan menyergapnya saat membawa ganja di tangan kirinya yang dibungkus koran” paparnya.

Sementara itu saat diwawancarai wartawan,  Amir yang masih kuliah smester 8 di fakultas kedokteran salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Jogja, mengaku baru pertama menggunakan ganja. Daun kering terlarang itu dia peroleh setelah ditawari temannya melalui chating di jejaring sosial internet.

“Saya beli Rp300 ribu, uangnya dikirim transfer” katanya.

Amir tinggal di Jogja bersama temannya di salah satu kontrakan di Jl.Kaliurang Km 5 Condongcatur, Depok, Sleman. “Saya baru pertama kali pakai (ganja)” ujar Amir.

Kanit 1 Satresnarkoba Polres Sleman Aiptu Supriyadi menambahkan, akibat perbuatannya, Amir dijerat pasal 111 dan 115 tentang peredaran narkoba jenis ganja dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. Saat ini polisi masih memburu teman Amir yang menjual Ganja.

“Indikasinya [penjual ganja] ada di wilayah Jogja” tandas Supriyadi

Editor: | dalam: Sleman |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »