Escape From Alcatraz
Pencarian Besar-Besaran (IX)

atap penjara alcatraz yang diyakini menjadi titik pelarian frank morris dan anglin bersaudaraatap penjara alcatraz yang diyakini menjadi titik pelarian frank morris dan anglin bersaudara

Morris menemukan ide cerdas untuk membuat pompa portabel, yakni dengan memanfaatkan akordeon kecil hasil curian di penjara. yang dikenal sebagai berduri, untuk digunakan selama satu jam musik harian. Eberle, penyelidik FBI, menggambarkan bagaimana alat musik itu bisa digunakan saat melarikan diri.

“Mereka telah mengambil kunci dari konsertina, sehingga salah satu tali konsertina bisa dipegang dan didorong ke atas dan ke bawah. Dengan demikian, alat itu hanya akan mengeluarkan angin.”

Nyatanya, ide cemerlang Morris itu tampaknya sukses. Rakit mereka berhasil dipompa dan ketiganya bisa naik dan meninggalkan Alcatraz.

Di penjara, boneka kepala para tahanan yang ditinggalkan di sel mereka juga sukses menipu setiap penjaga yang melakukan pengecekan rutin ke tiap sel sepanjang mlam itu. Hingga keesokan harinya saat disadari ketiga tahanan hilang, sebuah pencarian ekstensif, salah satu pencarian orang hilan terbesar yang pernah ada, langsung digelar.

Patrick Mahoney, seorang mantan penjaga di Alcatraz, merupakan salah seorang petugas yang ditugaskan dalam pencarian. “Kami diperintahkan untuk keluar penjara untuk memeriksa teluk, dan tentu saja kami juga mulai mencari di sekitar pulau.”

Menurut Mahoney, pencarian juga dilakukan hingga Pulau Bidadari, pulau terdekat dari Alcatraz, namun pencarian itu sia-sia dan tak menemukan tanda-tanda ketiga tahanan yang kabur itu pernah menginjakkan kaki di pulau tersebut. “Sudah jelas, kami tidak akan menemukan mereka. Apakah mereka akhirnya berhasil [kabur] atau tidak, tidak ada yang tahu pasti,” papar Mahoney.

Clarence Carnes yang telah melihat banyak hal sejak masuk The Rock pada usia 18 tahun, mengaku sangat terkesan dengan upaya ketiga napi itu. “Berkali-kali, setiap tahun aku melihat orang yang mencoba melarikan diri. Tapi kekurangan mereka adalah terlalu sedikit perencanaan dan terlalu tergesa-gesa. Mereka tidak pernah menyeluruh dalam pemikiran mereka. Itulah yang mengalahkan mereka. Tapi tidak kali ini,” tulis Carnes dalam catatannya. (Bersambung Bagian X)

Dari berbagai sumber

Bagian VIII

Editor: | dalam: Internasional |
Iklan Baris
  • mau penghasilan tambahan?

    Bagi IRT,Mahasiswa/mahasiswi,Karyawaa dan ssebagainya yang Membutuhkan Uang/Penghasilan Ta…

  • Ahli Sumur Bor

    Ahli Sumur Bor/Gali/Servis Pompa/ Sedot WC/Saluran Buntu. Pak. Wen 0274-6579319 Blawong 08…

  • Dibeli tinggi laptop

    Dibeli tinggi laptop/Netbok/Tab/Komputer/LCD dll. Hidup-Rusak-Mati. Hubungi: 085725750750,…

  • program naik turun BB

    Free Pendampingan Program Naik/Turun Berat Badan& Program Stamina Dengan Jus Nutrisi.

  • disewakan avanza

    Disewakan avanza+sopirnya untuk dalam/luar kota, melayani drop luar kota. Hubungi: 0811250…

  • rumah diutara monjali

    Rumah Griya Asri Pratama, Utara Monjali (Balong-Donoharjo) Sisa 5 Unit Siap Huni+3 Siap Bg…

  • Rumah dijual dekat bandara baru

    DP 12juta, Minimalis Mewah. Jalur 24jam. Bandara Baru di Polres Wates. Brimob Sentolo …

  • terapi untuk kesembuhan

    Anda Sakit Fisik, Emosi, Sudah Berobat Maksimal Belum Sembuh??? Konsultasi dan Terapi Hubu…

  • Iqbal Massage

    Iqbal Massage, Tenaga Pria Muda Keren Khusus Panggilan. Call: 087738795379…

  • Servis HP

    Servis HP: Nokia, BlackBerry, Sony, Samsung, IPhone, dll. Matot,Hard/Software. Hubungi: Me…

Menarik Juga »