Usung Mesin DOHC, Apa Kelebihan CB150R?

Mesin DOHC satu silinder produksi Honda. (skspark.com)Mesin DOHC satu silinder produksi Honda. (skspark.com)

JOGJA-Motor bertipe sport Honda CB150R StreetFire menggunakan mesin double overhead camsaft (DOHC). Teknologi itu dalam bahasa sederhana berarti dalam kepala silinder ada dua camsaft alias kem atau noken as.

Noken as bertugas mengatur bukaan dan penutupan klep. Alhasil, ada empat klep di kepala silinder, dua klep masuk dan dua klep buang. Keempat klep itu bertugas menyokong pembakaran mesin satu silinder.

Teknologi DOHC di CB150R StreetFire sebenarnya sudah diterapkan di CBR150 yang banyak beredar di Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Teknologi serupa juga diterapkan di CBR 250.

Nah, lalu apa keunggulan mesin DOHC di motor sport Honda itu? Ajat Sudrajat, pemilik Twin Garage di Bekasi Timur menilai kemampuan mesin DOHC lebih baik.

“Salah satunya akselerasi mesin jauh lebih baik daripada SOHC (single overhead camsaft),” ujarnya dilansir Detikcom, Jumat (18/5/2012). Hanya saja, lanjut dia, biaya perawatan saat terjadi kerusakan lebih mahal.

Sementara, blog CBR Indonesia menilai mesin DOHC lebih mudah dimodifikasi. Pasalnya, noken untuk klep masuk dan buang terpisah sehingga memudahkan saat penambahan atau pengurangan derajat angkat klep.

Seperti diketahui, performa mesin empat tak memang sangat bergantung pada durasi angkat dan menutup klep.

CB150R StreetFire berkapasitas 150 cc, 4-stroke, DOHC, 4-valve, silinder tunggal, berpendingin cairan (liquid-cooled). Pendinginan mesin dibantu dengan kipas otomatis yang menyala saat mesin mencapai panas tertentu.

Motor dengan enam percepatan itu sedianya dipasarkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhir 2012. Harga yang dibanderol sekitar Rp23 juta hingga Rp24 juta.

 

Editor: | dalam: Roda 2 |

Berita Terkait

Iklan Baris
Menarik Juga ยป