GOPTKI Bina Penyelenggara TK Se-Soloraya

SOLO – Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Jawa Tengah melakukan pembinaan administrasi kepada 91 orang pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GOPTKI se-Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II, di Grha Solo Raya, Kamis (6/12/2012).

Ketua GOPTKI Jawa Tengah, Ayuk Hadi Prabowo, menjelaskan pembinaan administrasi dan penguatan organisasi itu dilakukan karena selama ini masih banyak kekeliruan dan ketidakseragaman administrasi di DPC-DPC se-Jawa Tengah. Padahal menurutnya tertib administrasi merupakan salah satu modal organisasi untuk berkembangan.

Ayuk menjelaskan selama ini telah ada standar administrasi yang dikeluarkan GOPTKI, tetapi masih ada yang belum mengikuti peraturan. Untuk itu pembinaan yang baru dilakukan dalam masa kepengurusan 2010-2015 bertujuan agar pelaksanaa administrasi lebih tertib dan baik.

“Kendala lainnya karena seringnya terjadi gonta-ganti kepengurusan,” jelasnya saat ditemui wartawan di sela-sela acara, Kamis.

Dalam kesempatan yang sama, para pengurus DPC GOPTKI pun diarahkan untuk peduli terhadap yayasan penyelenggara TK di daerahnya. Karena selama ini masih banyak permasalahan yang dialami penyelenggara TK, misalnya banyak yang tidak memiliki bangunan tetap sampai insentif pengajar yang sangat rendah.

Selain melakukan pembinaan, pengurus GOPTKI Jawa Tengah pun sempat mengunjungi TK Sartika 58 Bonoloyo, Kadipiro, Banjarsari. Di sana ditemukan kondisi TK yang dianggap memprihatinkan dilihat dari kondisi fisik bangunan.

Dijelaskan sampai saat ini ada sebanyak 13.602 TK di Jawa Tengah yang terdiri atas 94 TK negeri dan 13.508 TK swasta. Sedangkan jumlah tenaga pendidik di TK negeri berjumlah sekitar 4.000 orang dan tenaga pendidik TK swasta berjumlah sekitar 23.000 orang.

Editor: | dalam: Pendidikan |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »