Tugu Joga Tak Bisa Lagi Dipeluk

Warga melintas di kawasan Tugu Pal Putih, Jogja pascaselesainya proyek revitalisasi bangunan Bangunan Cagar Budaya (BCB) tersebut, Senin (17/12/2012). Proyek revitalisasi Tugu Pal Putih dan Benteng Vredeburg akan diresmikan hari ini, Selasa (18/12/2012). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)Warga melintas di kawasan Tugu Pal Putih, Jogja pascaselesainya proyek revitalisasi bangunan Bangunan Cagar Budaya (BCB) tersebut, Senin (17/12/2012). Proyek revitalisasi Tugu Pal Putih dan Benteng Vredeburg akan diresmikan hari ini, Selasa (18/12/2012). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Setelah sekitar empat bulan ditutup seng karena pengerjaan proyek revitalisasi, Tugu Pal Putih yang menjadi ikon Jogja akan diresmikan hari ini, Selasa (18/12/2012).

Tentu pertanyaannya, apakah tugu itu tetap bisa dijadikan latarbelakang objek foto? Ajang narsis berfoto ria sebagai penanda pernah berkunjung ke Jogja?
Kepala Dinas Kebudayaan DIY GBPH Yudhaningrat mengatakan masyarakat tetap bisa berfoto dengan latar belakang Tugu. Bedanya, mereka tidak bisa memegang, apalagi memeluknya.

Kebijakan baru inilah yang membedakan dengan tugu sebelumnya. Pengunjung saat bangunan lama tak dipagari bisa memeluk tugu yang notabene bangunan cagar budaya. Memanjat di undakan pertama pun kala itu bisa.

Yudhaningrat menguraikan wajah baru Tugu dikelilingi buffer space terdiri tanaman Cempaka Mulya. Ini yang membuat wisatawan tidak bisa menyentuh kawasan tersebut. Tetapi mereka masih bisa kalau sekadar berfoto karena disediakan ruang selebar 0,5 meter.

“Masyarakat boleh mendekati Tugu setelah resmi dibuka untuk sekadar berfoto maupun melihat kemegahan Tugu. Saya titip pesan untuk menjaga benda cagar budaya itu karena Tugu bangunan nuansa kedamaian bagi Jogja, filosofinya jika kita lihat Tugu berarti kita ingat Tuhan,” kata Gusti Yudha di Kepatihan, Senin (17/12/2012).

Editor: | dalam: Jogjapolitan |


Iklan Cespleng
Menarik Juga ยป