PERDAIS
Gelar Kalifatullah Untuk Sultan Kembali Disoal

JOGJA—Masuknya gelar Kalifatullah Sri Sultan dalam Raperda Keistimewaan DIY kembali dipersoalkan oleh Fraksi PDIP DPRD DIY. Partai berhaluan nasionalis tersebut khawatir  subtansi semacam itu justru jadi legitimasi homogenitas di DIY.

Wakil Ketua Fraksi PDIP di DPRD DIY Esti Wijayanti mengatakan sejak awal pihaknya tidak sepakat jika gelar Sultan tersebut dibawa-bawa dalam Perda Keistimewaan. Namun kebanyakan fraksi mengingingkan gelar itu termaktum dalam perda.

“PDI perjuangan serius mengawal Perdais menjadi perda yang mensejahterakan masyarakat DIY. Perdais harus tetap menjaga agar DIY benar-benar istimewa dengan kebhinekaannya, pluralis, adanya toleransi tinggi satu sama lain,” kata Esti kepada harianjogja.com, Senin (28/1/2013).

Bahkan, ungkap Esti, norma agama sebelumnya juga pernah diwacanakan mengisi subtansi Perda. Tapi hal itu kemudian urung dilakukan dan berimbas dimaksukannya gelar tersebut dalam batang tubuh penjelasan Perda.

Disebutkan dalam batang tubuh, Sultan bergelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kangjeng Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati Ing Ngalaga Ngabdurrakhman Sayidin Panatagama Kalifatullah. Gelar itu diartikan Fraksi PDIP bahwa Sultan adalah Wakil Allah SWT di bumi yang bertugas menata kehidupan beragama.

Perda itu kemudian diputuskan pada 11 Januari dengan ditandatangani ketua Pansus Perdais Putut Wiryawan. Putut sebelumnya juga menentangnya.

Perda tersebut sekarang masih dalam tahap evaluasi di Kementrian Dalam Negeri. Untuk mengawal Perda keistimewaan, Esti mengatakan PDIP sejak awal memiliki kepanitiaan sendiri  mengawal pembahasan Perdais.

Dengan masuknya gelar Sultan tersebut, panitia meneruskan pekerjaannya untuk menganalisa secara matang.

Ia mengatakan, segala macam aspirasi masyarakat akan ditampungnya baik dari kalangan masyarakat biasa dan akademisi. “Termasuk diskusi dengan Kraton dan Kadipaten [Pakualaman] akan kami lakukan,” katanya.

 

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
  • AB PROPERTI,

    AB PROPERTI, siap bantu jual-beli rumah dan tanah sesuai harapan. Hubungi: KAMAL telpon 0857-2770-3776…

  • Butuh sales kosmetik

    Butuh sales kosmetik. Lamaran via WA 08812768955…

  • Gudang seng

    Gudang seng di jalan imogiri timur membutuhkan Tenaga bongkar muat usia maksimal 35 tahun. Hubungi: 0821383933…

  • Dijual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan L189m2, LD9m, Harga 275juta. mobil masuk,SHMP an.sendiri. Jakal km 10, Ngebo Ngaglik S…

  • Siap bantu konsultasi skripsi

    Siap bantu konsultasi skripsi, tesis, disertasi, KTI, program, all jurusan. Murah,profesional,garansi,nno plag…

  • Siap bantu,jual/beli tanah

    Siap bantu,jual/beli tanah dan bangunan di jogja. Minat hubungi: Bp Rahmad 0877 3835 6503 (property)…

  • Dijual tanah shm

    Dijual tanah shm pekarangan luas 215 m2, kembangarum, donokerto, turi, sleman. Minat harga 750.000/m2, nego hu…

  • Dibutuhkan seorang karyawan toko

    Dibutuhkan seorang karyawan toko. Islam taat, usia maks 25tahun, domisili sekitar wates Kulon Progo Hubungi: 0…

  • Umroh Murah 21,9Juta

    Umroh Murah 21,9Juta, All In Star Jogja, By Saudia, Landing Madinah, Hubungi: AMN Tour, HP/WA: 082135350114…

  • Dibutuhkan 3 sales bawang goreng

    Dibutuhkan 3 sales bawang goreng asli brebes. Syarat: cewek/cowok untuk area jogja – solo, maksimal 30ta…

Berita Terkait

kai-072-s-0024-1lawasan-colet-65rb-230x100-print
Menarik Juga »