Kejati
Tersangka Korupsi Trans Jogja Tak Bakal Lolos

Bis-trans-Jogja

JOGJA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY memastikan dapat menyeret dua tersangka korupsi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Trans Jogja ke pengadilan tanpa harus bergantung pada ada tidaknya bukti kerugian negara. Kejaksaan kini tengah mengupayakan adanya audit kerugian negara terkait perkara Trans Jogja ke lembaga auditor.

Kasi Penuntutan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DIY Mei Abeto Harahap menyatakan, banyak pasal dalam UU Tindak Pidana Korupsi yang dapat menjerat tersangka tanpa harus terkait ada tidaknya bukti kerugian negara.

Tersangka yang dimaksud yaitu bekas Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY Mulyadi Hadikusumo serta mantan Direktur Utama PT Jogja Tugu Trans (JTT) Purwanto Johan Riyadi.

Abeto mengatakan, selama tersangka melakukan perbuatan melawan hukum atau koruptif tetap dapat dijerat pasal mengenai korupsi. Ia menyebut ada 32 pasal mengenai korupsi yang terdapat dalam UU Tipikor, sementara hanya ada dua pasal yang terkait kerugian negara.

Kecendrungan yang dipahami masyarakat selama ini menurutnya, korupsi selalu identik dengan kerugian negara. Seperti dalih yang kerap dilontarkan para kuasa hukum, bahwa selama tak ada kerugian negara tersangka korupsi tak dapat dijerat pidana.

“Ada 30 pasal yang terkait korupsi, tidak benar kalau tanpa ada kerugian negara tidak disebut korupsi. Contohnya kalau menyuap meski tidak pakai uang negara tapi uang pribadi, apa itu bukan korupsi. Jangan bodohi masyarakat dengan hal seperti ini. Nggak harus ada kerugian negara kami bisa teruskan kasus ini,” terang Abeto, Selasa (19/2/2013).

Pihaknya yakin dua tersangka korupsi BOK Trans Jogja tersebut tak akan lolos jerat hukum. Ia mengklaim telah mengantongi sejumlah bukti kuat. Keduanya bisa terancam hukuman minimal tiga tahun penjara, kalaupun seandainya tak dapat dibuktikan berapa kerugian negara yang terjadi. Abeto melanjutkan, saat ini pihaknya memang tengah mengupayakan adanya audit oleh lembaga auditor untuk mengetahui berapa persisnya kerugian negara yang ditimbulkan akibat perkara ini. Ia enggan menyebut berapa taksiran kerugian oleh kejaksaan.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
  • Mutiara Finance

    MUTIARA FINANCE Jl.Kyai Mojo No.76 Bener(Pertigaan Jati kencono). Jaminan BPKB Mobil Tahun…

  • program yamaha dp rendah

    Program yamaha, uang muka rendah, angsuran ringan, proses cepat &mudah.terima Tukar T…

  • jual sprei handmade

    Sprei dengan proses handmade/gordyn minimalis,harga bersaing.www.anekagordyn.com.087838282…

  • packing teh celup

    Dibutuhkn Segera Kerja Sampingan Bisa Dikerjakan Dirumah Sendiri “Packing Teh Celup&…

  • Rumah dijual dekat bandara baru

    DP 12juta, Minimalis Mewah. Jalur 24jam. Bandara Baru di Polres Wates. Brimob Sentolo …

  • Butuh tenaga kantor

    Butuh Tenaga Kantor Tanpa Tes Pria/Wanita, Part/Full Time. 17-48tahun. Income 2juta/bulan…

  • butuh kapster

    Butuh Kapster GREEN SPA Jl.Solo KM 15 Bogem. Rame ada Bonus,Pengalaman Tidak Diutamakan. 0…

  • Citra AC

    CITRA AC, Servis AC, Bongkar/Pasang. Isi Freon Netes. Tidak Dingin. 0274-3027310, 08960434…

  • Mitsubishi 100% new

    Mitsubishi 100% New T120SS DP5juta,L300 DP15juta,CANTER 74S,74HD,SHDX DP20juta. Hubungi:08…

  • borobudur cipta paten

    “Borobudur CiptaPaten & Merk Dagang mengurusrus: 1.Hak Cipta,Paten,MD 2.Izin,Pu…

Menarik Juga »