LAPAS SLEMAN DISERBU
Usut Penyebar Foto Korban Penembakan di LP Cebongan

SLEMAN – Merebaknya foto keempat jenazah korban kebrutalan kelompok bersenjata laras panjang yang menyerang Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Cebongan, Mlati, Sleman dikhawatirkan bisa memicu masalah baru.

“Kuatnya solidaritas rekan para korban patut diwaspadai. Menyaksikan foto-foto tragis itu bisa menumbuhkan dendam,” kata aktivis Jogja Police Watch (JPW) Baharudin Kamba kepada Harian Jogja, Selasa (26/3/2013).

Dari pantauan Harian Jogja, hanya beberapa jam berselang pasca-penyerangan tragis, Sabtu (23/3) lalu, empat foto korban yang digabungkan dalam satu bingkai itu sudah merebak di dunia maya. Salah satunya di jejaring sosial facebook.

“Empat putra NTT yang ditembak mati di lapas Cebongan Sleman pagi tadi oleh 17 orang bersenjata api,” tulis seorang pemilik akun facebook yang berdomisili di Yogyakarta untuk memberi keterangan pada foto yang diunggah via Blackberry pada Sabtu (23/3).

Dalam foto itu terlihat jelas kondisi keempat korban yang mengenaskan. Satu korban bertelanjang dada dalam posisi terlentang. Sedangkan tiga korban lain yang mengenakan kaos, dua di antaranya dalam posisi telungkup. Satu lagi dalam posisi miring.

Tidak butuh waktu lama bagi foto itu menyedot simpati puluhan pemilik akun facebook lain. Mayoritas komentar mengutuk aksi kelompok yang hingga kini masih misterius itu. “Kenapa bukan koruptor yang ditembak?” tulis pemilik akun Fefe.

Bukan hanya di facebook. Di situs Google, pengakses internet juga mudah mendapatkan foto keempat korban tersebut dengan mengetikkan kata kunci Lapas Cebongan. Demikian pula di situs Youtube.

“Ini jelas melanggar UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik),” tegas Baharudin. Untuk itu, ia mendesak aparat kepolisian agar mengusut pelaku penyebaran foto yang dapat memicu kemarahan publik itu.

Selain itu, Baharudin juga meminta Kementrian Komunikasi dan Informatika RI segera memblokir situs-situs yang memajang foto yang dinilai tidak berperikemanusiaan itu. “Kami tidak bisa menduga-duga siapa penyebar foto para korban yang diambil dari tempat kejadian perkara itu,” dalihnya.

Kepada Harian Jogja, Minggu (24/3) lalu, Kepala LP Cebongan Sukamto juga menyesalkan peredaran foto-foto korban itu di Blackberry Messenger. “Kami juga punya foto itu, tapi mana mungkin menyebarkan musibah yang terjadi di dalam lembaga kami sendiri,” tandasnya.

Editor: | dalam: Hukum |
Iklan Baris
  • kos putra

    Kos Putra 2juta/tahun/NEGO Tempat Strategis Hubungi:0274-2612916/085643267282…

  • Dicari karyawan dan sopir

    Dicari karyawan& Sopir laki laki untuk kirim barang (helper) Hubungi: mutiara jl. Dr…

  • Terima kos putri Sakura

    Terima kos putri Sakura. Fasilitas: 3,5×4 AC,bedcover,meja,kamar mandi dalam. Harga m…

  • Mitra Tekhnik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • Bengkel RPM Handayani

    BENGKEL RPM HANDAYANI,melayani PRESS BODY, dengan mesin pres, selatan terminal lama,baleha…

  • Pengobatan Alternatif

    ALTERNATIF NUR KHALIFAH, Pengobatan alternatif R.Bayu Segoro,0878 3819 2424/ 0838 6960 927…

  • Ahli sumur

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUBUNGI. 081 804 060 050…

  • Properti Studio Lima.

    Properti Studio Lima. Terima konstruksi,renovasi ,desain,IMB. Telpon 0274-4477234/08112825…

  • Salon Shinta

    Salon SHINTA, Melayani rias pengantin,dan lain lain alamat.Jl raya-semanu, baleharjo,Wonos…

  • Pijat urat kejepit

    Tukang Pijat Urat Kejepit Kesleo Sakit Pinggang & Kesemutan. Pak Joko Bisa Dipanggil.

Menarik Juga »