Pertambangan Kapur di Gunungkidul Ganggu Warga Candirejo

Penambangan batu kapur yang dianggap warga mengganggu kini tidak beroperasi dan menyisakan Backhoe yang masih tertinggal di lokasi penambangan kapur di Candirejo, Semanu., Gunungkidul, Rabu (27/3/2013).(JIBI/Harian Jogja/Gilang Jiwana)Penambangan batu kapur yang dianggap warga mengganggu kini tidak beroperasi dan menyisakan Backhoe yang masih tertinggal di lokasi penambangan kapur di Candirejo, Semanu., Gunungkidul, Rabu (27/3/2013).(JIBI/Harian Jogja/Gilang Jiwana)

 

Penambangan batu kapur yang dianggap warga mengganggu kini tidak beroperasi dan menyisakan Backhoe yang masih tertinggal di lokasi penambangan kapur di Candirejo, Semanu., Gunungkidul, Rabu (27/3/2013).(JIBI/Harian Jogja/Gilang Jiwana)

GUNUNGKIDUL — Sebulan sejak proyek penambangan kapur di Desa Candirejo, Kecamatan Semanu dimulai, keluhan mulai bermunculan dari warga setempat. Mereka merasa penggalian yang kini terhenti itu mengganggu kenyamana lingkungan karena debu dan suara bising yang ditimbulkan pada saat penggalian berlangsung.

Agus, bukan nama sebenarnya, salah satu warga setempat mengatakan, dirinya sudah sejak awal merasakan gangguan selama proyek penambangan berlangsung. Menurutnya, aktivitas penambangan yang berada dekat dengan rumah warga membuat sebagian warga terganggu.

Gangguan terutama dirasakan dari suara bising backhoe yang digunakan untuk menambang dan getaran akibat benturan mesin pemecah batu kapur dengan bukit kapur yang akan ditambang. Selain itu, lokasi tempat penambangan yang berada tepat di pinggir jalan raya juga dipermasalahkan karena dianggap mengganggu lalu lintas warga dan membahayakan bila ada ceceran kapur yang berada di jalan raya.

Padahal jalan itu merupakan jalan penghubung utama warga yang akan menuju Giripanggung dari Semanu dan sebaliknya. “Banyak yang terganggu, tapi karena yang bekerja disitu kebanyakan kenalan jadinya tidak enak kalau mau menegur,” ujar Agus.

Agus menambahkan, sebenarnya ada ganti rugi yang diberikan pihak penambang kepada sebagian warga, besarnya sendiri dia tidak tahu persis karena dia tidak mendapatkan ganti rugi. “Dulu sudah pernah berhenti, kemudian jalan lagi, sekarang berhenti lagi dan alatnya dibiarkan saja disana,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, saat ini proyek penambangan itu memang sedang berhenti. Tidak tampak adanya kegiatan penambangan dan hanya terdapat alat-alat menambang yang dibiarkan berada di lokasi.

Kepala Desa Candirejo, Maryanta ketika dihubungi Rabu (27/3/2013) mengatakan pertambangan itu sudah dimulai sejak sebulan yang lalu. Saat itu pihak penambang meminta surat pengantar di kantornya untuk membuat izin menambang di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan ESDM (Disperindagkop ESDM) Gunungkidul. “Selanjutnya saya tidak mengerti, selain itu saya juga jarang lewat jalur itu sehingga tidak terlalu tahu sekarang bagaimana,” ujarnya.

Editor: | dalam: Gunung Kidul |

Berita Terkait

Iklan Baris
  • servis

    “Dilarang Bayar Jika AC Belum Dingin” Pusat Service AC Ruang Anda. Info: www.m…

  • Ayu spa

    Ayu SPA Jalan kaliurang KM 8 Fasilitas Air Hangat, Bath Up, AC,20 Therapis Muda Bebas Pili…

  • Kinanti spa

    Kinanti Spa, Ladies&Gent Dengan Terapis Yang Ramah &Profesional Jl.Candi Sambisa…

  • Butuh kapster

    Dibutuhkan segera Kapster Pria Untuk Barbershop langsung kerja, tidur dalam, Syarat: Pria,…

  • Dewana Trans

    DEWANA TRANS: Avanza+Driver 200ribu. Terima Order Dalam/Luar Kota& Citytour Harga Neg…

  • Dibutuhkan tenaga untuk laundry

    Dibutuhkan Tenaga Untuk Laundry: Putri Muslim,Jujur Rajin.Datang Dengan Membawa KTP,Pas Fo…

  • Butuh 5 wanita

    Dicari: 5 Wanita usia 17-35tahun,SMP/SMA,Penampilan Bersih,Fotocopy KTP Ijazah,Foto.Bisa T…

  • Tenaga untuk depo air minum

    Cari Laki laki Yang Mau Kerja Untuk Di DEPO AIR MINUM TREASURE. Gaji Minimal 1,1juta. Kiri…

  • ahli sumur bor

    Ahli smr bor tembus batu suntik sedot wc servis pompa. Air 0274786l223 concat 74l2459 magu…

  • Dicari karyawan toko

    Dicari karyawati toko&karyawan gudang di toko kartika muda Jogja Solo km 10.5 Telpon.

Menarik Juga »