KORUPSI SUTET
Kejakti Jateng Tahan Tersangka Korupsi Sutet di Klaten

SEMARANG — Penyidik Kejaksaan Tinggi tersangka korupsi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) 500 KV di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten senilai Rp11,8 miliar.

”Tersangka berinisial BS, setelah dilakukan pemeriksaan langsung dilakukan penahanan,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Pinkum) Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jateng, Eko Suwarni kepada wartawan di Semarang, Rabu (24/4/2013).

Tersangka BS  diketahui adalah Bambang Supriyanto adalah mantan Manajer Proyek Prokitring PT PLN (Persero) Jateng dan DIY.  Saat ini Bambang menjabat sebagai Manajer Bidang Operasi Prokitring PT PLN (Persero) Kalimantan Timur.

Penahanan terhadap tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Kantor Kejakti Jateng, Jl Pahlawan, Kota Semarang selama tiga jam mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.
Dikawal petugas Kejakti, Bambang dibawa menggunakan mobil kejaksaan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane, Semarang.

“Penahanan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap tersangka BS,” kata Eko.

Bambang diduga menyetujui pengeluaran dana untuk pembayaran ganti rugi tanaman warga yang terkena proyek Sutet 500 KV di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten.

Pembayaran ganti rugi proyek yang terjadi pada Oktober 2006 hingga Januari 2007 diduga menyalahi ketentuan.

Dalam pembayaran ganti rugi, aturan yang harus dipenuhi adalah Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi 975/471/mpe/1999 11 mei 1999 juncto Peraturan Menteri Pertambanggan dan Energi 01.p/47/mpe/1992 tentang Ruang Bebas Saluran Tegangan Tinggi dan SUTET.

Di dalamnya mengatur tentang tanaman milik masyarakat yang boleh mendapatkan ganti rugi.

”Namun saat dilakukan survei untuk proyek tersebut, penanaman baru dilakukan,” ujar Eko.

Penanaman di bawah area SUTET itu, diduga dilakukan untuk mendapatkan ganti rugi.
Penanaman itu diduga dikoordinir Teguh Sihono, salah satu dosen perguruan tinggi di Surakarta.
Teguh menjadi koordinator dan ditunjuk sebagai ketua panitia  penerimaan ganti rugi tanaman milik warga. Dana ganti rugi tanaman tidak semua diterima warga, tapi diduga sebagian masuk ke kantong Teguh yang kemudian dibagikan kepada Bambang Supriyanto.

Teguh sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini dan telah ditahan di LP Kedungpane.

Editor: | dalam: Hukum |
Iklan Baris
  • Resort Hotel Bali & Yogyakarta

    Resort Hotel Bali & Yogyakarta Cari HRD & Sekretaris Wanta Bisa Bahasa Inggris. D3/S1. Dan Driver: R…

  • BUTUH SEGERA, Karyawan

    BUTUH SEGERA, Karyawan & karyawati Mahasiswa & mahasiswi yang Ingin Pengasilan Tambahan Gaji 700ribu…

  • Jual www.crystalsemarang.com

    Jual www.crystalsemarang.com LT758/LB350, 9 Kamar, Lokasi Tengah Kota, 4 Milyard, ROI 8%, 22KVA, Terjamin. Hub…

  • Butuh Uang, jual Avanza 2013

    Butuh Uang, jual Avanza 2013, TYPE E, Plat AB Hitam, KM43rb, Airbag, AC Dingin Harga Rp 131jutaan, Tangan 1, P…

  • Tanah Bonus Rumah Cempaka

    Jual Cepat, Tanah Bonus Rumah Cempaka Baciro SHM 249m2, 5 Kamar Tidur, 1 Pavilion, Dapur, 2 Kamar Mandi, Ruang…

  • YOGYA RESTO

    YOGYA RESTO cari Cook & Admin, Wanita. Driver & Engineering. Fasilitas: Mess, 3x Makan + Training Um…

  • PROMO New Honda Beat ESP DP 0

    PROMO New Honda Beat ESP DP 0 630×35, Vario CW DP 0 670×35. Proses Cepat 08157974425 PIN 5B0471B3…

  • Dibutuhkan Karyawan&karyawati

    Dibutuhkan Karyawan&karyawati Untuk Warung Sembako & Sayur Dengan Syarat: Jujur, Niat, Bekerja, Disi…

  • Dibutuhkan pendidik PAUD

    Dibutuhkan pendidik PAUD untuk fullday school segera. Pendidikan minimal SLTA/SMK. Kirimkan lamaran segera ke…

  • Dikontrakkan Rumah Full isi

    Dikontrakkan Rumah Full isi, Griya Timoho Asri 2 Blok E Nomor 3. Selatan SMP Pangudi Luhur 1 Timoho. 3 Kamar T…

m-jumputan
Menarik Juga »