Harga Tanah Jogja Makin Mahal

Foto Ilustrasi Tanah Perumahan 
JIBI/Bisnis Indonesia/RachmanFoto Ilustrasi Tanah Perumahan JIBI/Bisnis Indonesia/Rachman

JOGJA–Harga tanah di Jogja menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia, setelah Bali danJakarta.

“Pertumbuhan properti semakin meningkat, hal ini juga turut mendorong naiknya harga tanah di Jogja. Bahkan harga tanah sudah tidak masuk akal,” ujar Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY Remigius Edy Waluyo saat dihubungi Harian Jogja beberapa waktu lalu.

Akibatnya, kata Remigius, hunian vertikal kini semakin diminati para pengembang karena mahalnya harga tanah. Kecenderungan masyarakat Jogja yang tadinya lebih memilih hunian landed kini mulai mengikuti konsep hunian yang dikembangkan para pengembang saat ini. “Saat ini pembangunan kondotel mulai marak di Jogja dan respons masyarakat juga bagus,” katanya.

Remigius mengungkapkan harga tanah di wilayah Sleman dan Kota Jogja memang makin mahal. Akibatnya pengembang kini mulai melirik daerah lain.

Kenaikan harga tanah di Jogja juga disampaikan General Manager CitraSun Garden Jogja  Vica Yustisiana Wirastuti. Tumbuh pesatnya properti dikotaini setidaknya membuat harga tanah setiap bulannya selalu mengalami kenaikan.

“Sekarang ini harga tanah kami sekitar Rp5 jutaan per meter perseginya. Kenaikan harganya setiap bulan hampir sekitar tiga persenan,” ujar Vica ditemui, Kamis (25/4).

Meski pembangunan perumahan tersebut berada di kawasan pinggiran Sleman, Vica mengatakan harga tanahnya pun juga makin mahal. Menurut dia, setelah Bali danJakarta, harga tanah di Jogja termasuk yang paling tinggi.

“Pertama Bali laluJakarta, kemudian Jogja ini saya rasa jadikotaketiga dengan harga tanah yang tinggi. Kenaikan harga tanah inipun juga sangat mempengaruhi harga jual properti kami,” pungkas Vica. (Holy Kartika N.S)

 

 

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
Menarik Juga »