PENCURIAN
Perangkat Desa Terlibat Pencurian Cungkup Makam

Ilustrasi Pencuri 
JIBI/Harian Jogja/Hengky IrawanIlustrasi Pencuri JIBI/Harian Jogja/Hengky Irawan

KULONPROGO-Suasana alot sempat mengemuka dalam musyawarah kasus pencurian cungkup makam Udan Riwis, di Balaidesa Kaliagung, Sentolo, Kulonprogo Senin (29/4) malam. Perangkat desa turut terlibat dalam kasus tersebut.

Semula, pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Desa Kaliagung tersebut berjalan lancar. Perwakilan para pelaku pencurian, Prj, yang juga merupakan salah seorang kepala dusun di Kaliagung, meminta maaf kepada 30 ahli waris makam, serta berjanji akan mengganti semua cungkup yang telah dicuri itu.

“Kami juga memohon doa dan dukungan dari para ahli waris dan semua pihak agar kami bisa menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar dia.

Pihak ahli waris yang diwakili Marlan, menginginkan para pelaku menandatangani sebuah surat pernyataan yang berisi mereka siap mengembalikan cungkup sebelum 26 Juli mendatang. Jika melebihi batas waktu, para pelaku harus menjalani proses hukum.

“Kami baru percaya 100 persen kalau sudah ada hitam di atas putih. Kalau cuma omongan saja, itu baru separohnya,” ujar dia.

Suasana kemudian memanas setelah salah satu perangkat desa mencoba membujuk para ahli waris agar memperpanjang tenggat waktu.

Selain itu, ketidaksesuaian data pihak yang bertanggung jawab yakni dari enam orang menjadi tujuh orang juga dipersoalkan para ahli waris.

Setelah saling berdebat, akhirnya enam pelaku yang merupakan pengelola makam, sepakat untuk menandatangani surat pernyataan di atas materai.

“Kami tetap akan mengganti semua cungkup sesuai bahan yang ada tapi tidak bisa serta merta. Mungkin semua bisa rampung saa Juli nanti,” ujar Prj.

Selain Prj, salah satu kepala bagian Pemdes Kaliagung berinisial Spr dan Ketua RT di Dusun Banyunganti Lor,Sgn, juga turut terlibat. Meski demikian, mereka tetap bungkam saat ditanya kemana cungkup tersebut dijual serta pembagian hasil penjualan.

Kepala Desa Kaliagung Sasmito Hadi mengatakan setelah penandatanganan pernyataan siap mengganti cungkup, pemerintah desa akan melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan pernyataan tersebut.

Dia meminta seluruh masyarakat Kaliagung untuk menghindari cara-cara anarkis dalam menyelesaikan masalah.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Ngerandu, Banyunganti Lor, Banyunganti Kidul dan Kaligalang Desa Kaliagung yang selama ini memanfaatkan makam Udhan Riwis, protes akhir Maret silam, sebab cungkup yang dibongkar dan dijual ke bengkel mebel di Jogja.

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Iklan Baris
  • Pasang dan servis CCTV

    SainStek, Pasang&Servis CCTV,PABX,FAX,SLT dan lain lain. Jl.Prof Yohanes 1112 Hubungi…

  • Optik Aruni

    OPTIK ARUNI. Melayani: cek mata panggilan,konsultasi,JL.Letjend.Suprapto, No 1(utara kanto…

  • ingin penghasilan diatas 2 juta

    Ingin Penghasilan diatas 2 Juta?(Halal) Ini Kesempatan Kerja untuk 4 Wanita 17-30Tahun,SMP…

  • Optik natural

    OPTIK NATURAL hadir untuk anda cek mata, konsultasi GRATIS terima panggilan Hubungi : 0877…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu tutup kartu kredit/KTA. Hanya bayar 30% dari tagihan terakhir, 100% Legal dan aman.

  • Spesialis cetak nota

    Spesialis Cetak Nota NCR 90ribu/RIM& Undangan Nikah Mulai Rp.1100 Hubungi: 0856432642…

  • Dibutuhkan sopir

    Dibutuhkan Sopir Serabutan Untuk Toko Gypsum, Minat Kirim Lamaran Ke Jl.Monjali 42 Gemawan…

  • Dijual mitsubishi

    Dijual Mitsubishi FE 349 Truck 2005 AB-AN dan Mitsubishi 349′ 2004 D-CA.Hubungi:PT A…

  • Dana tunai tanpa potongan

    Anda Butuh Dana Tanpa Potongan?? Saya Siap Bantu Dengan Jaminan BPKB Motor Minimal tahun 1…

  • Dana tunai jaminan BPKB

    Dana Tunai Jaminan BPKB Motor/ Mobil Proses Cepat Bunga Ringan Tenor 1tahun-5tahun. Buktik…

Menarik Juga »