Kenaikan Gaji PNS Dinilai Timbulkan Kesenjangan Sosial

Ilustrasi Rupiah 
JIBI/Harian Jogja/ReutersIlustrasi Rupiah JIBI/Harian Jogja/Reuters

JOGJA—Masyarakat khususnya non Pegawai Negeri Sipil (PNS) kalangan bawah merasa cukup prihatin dengan kebijakan Pemerintah menaikkan kembali gaji PNS. Kinerja PNS sejauh ini dinilai masih kurang dibanding kenaikan gaji yang diterima para abdi negara.

Salah satu karyawan swasta di Kotabaru, Susanto, 24, mengungkapkan menurutnya gaji PNS sebelum adanya kenaikan sudah lebih dari cukup jika dibandingkan kinerja para abdi negara. Sebagai masyarakat ia menilai kinerja PNS sejauh ini tidak mengalami perubahan berarti meski beberapa kali gaji dinaikkan.

Ia juga mengkritisi masih terlihatnya beberapa PNS yang tidak maksimal bekerja, seperti pulang tidak sesuai jam atau hal-hal yang dilakukam selama bertugas.

“Kalau peningkatan gaji diimbangi peningkatan kinerja tidak apa-apa. Tapi sejauh ini sepertinya banyak yang datang jam 08.00 pulang jam 14.00 di kantor juga banyak yang ngobrol, dan itu seperti bukan rahasia umum lagi,” ucap dia, Rabu (1/5).

Susanto mengungkapkan kenaikan gaji PNS akan semakin menimbulkan kesenjangan sosial di masyarakat. Masyarakat kecil akan semakin merasa iri. Ia juga sangat prihatin karena kenaikan gaji seperti hanya permainan politik demi nama baik dan kedudukan.

Ariyanto, salah satu warga Dipowinatan juga mengaku sangat prihatin dengan hal ini. Sebab kenaikan gaji dilakukan seiring rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia menilai pemerintah tidak memikirkan lagi rakyat kecil.

Sebagai salesman ia mengaku kenaikan harga BBM akan sangat menyusahkan masyarakat kecil. Berbagai bantuan atau kompensasi yang direncanakan dipastikan tidak akan begitu membantu.

“Sepertinya kerja PNS kan lebih enak dari kami rakyat kecil ini. Sebagai orang lapangan saya masih sering melihat PNS berkeliaran di jam kerja, dan banyak masyarakat masih dapat pelayanan rumit,” keluh dia.

Gareng salah satu warga Kasihan yang bekerja di Jogja juga menyatakan kenaikan gaji PNS di tengah rencana kenaikan BBM cukup menyakiti hati masyarakat kecil. Masyarakat seolah sudah cukup jengah dengan kondisi semacam itu.

“Gajinya naik ya kerja harus lebih keras, jangan hanya kunjungan-kunjungan ke luar tidak ada hasil. Pelayanan harus sebagus mungkin,” tegas dia.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
  • AB PROPERTI,

    AB PROPERTI, siap bantu jual-beli rumah dan tanah sesuai harapan. Hubungi: KAMAL telpon 0857-2770-3776…

  • Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt

    Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt, smu/smk. Lamaran dikirim ke Ayam Goreng Fatmawati, foodcourt M…

  • Siap bantu konsultasi skripsi

    Siap bantu konsultasi skripsi, tesis, disertasi, KTI, program, all jurusan. Murah,profesional,garansi,nno plag…

  • Siap bantu,jual/beli tanah

    Siap bantu,jual/beli tanah dan bangunan di jogja. Minat hubungi: Bp Rahmad 0877 3835 6503 (property)…

  • Umroh Murah 21,9Juta

    Umroh Murah 21,9Juta, All In Star Jogja, By Saudia, Landing Madinah, Hubungi: AMN Tour, HP/WA: 082135350114…

  • Butuh sales kosmetik

    Butuh sales kosmetik. Lamaran via WA 08812768955…

  • Gudang seng

    Gudang seng di jalan imogiri timur membutuhkan Tenaga bongkar muat usia maksimal 35 tahun. Hubungi: 0821383933…

  • Dijual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan L189m2, LD9m, Harga 275juta. mobil masuk,SHMP an.sendiri. Jakal km 10, Ngebo Ngaglik S…

  • Waitress untuk Warung B2

    Waitress untuk Warung B2, Pria, Bisa Kerja Tim, Domisili Jogja. Tidak ada Mess Surat Lamaran+Fc KTP ke: Klasem…

  • Dibutuhkan seorang karyawan toko

    Dibutuhkan seorang karyawan toko. Islam taat, usia maks 25tahun, domisili sekitar wates Kulon Progo Hubungi: 0…

parang-gendreh-jablay-batik-cap-kai-106-0001-175rb-3meter
Menarik Juga »