UAN SD 2013
Yakin Soal Tak Bocor, Penjagaan Tak Libatkan Polisi

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)

JOGJA—Naskah Ujian Akhir Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) telah diterima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan disimpan untuk didistribusikan ke sekolah menjelang pelaksanaan ujian.

Berbeda dengan penjagaan naskah UN untuk SMP dan SMA yang melibatkan aparat kepolisian, kali ini, penjagaan hanya dilakukan oleh petugas UPT dan Dinas Pendidikan.

“Untuk kemungkinan kebocoran soal ujian tingkat SD, tidak serawan tingkat SMP dan SMA, jadi penjagaan tidak melibatkan aparat kepolisian,” jelas Kasubag TU UPT Timur Dinas Pendidikan Kota Jogja, Anita Sri Madumurti, Sabtu (4/5).

Ia menjelaskan, naskah UN SD dari Provinsi telah tiba di UPT pukul 09.00. Pendistribusian tidak melewati Dinas Pendidikan Kota, namun Dinas mengirim petugas untuk mengawasi pendistribusian di UPT.

Soal yang diterima langsung diteliti kelengkapannya, kemudian dipilah-pilah sesuai sekolah. Anita menyebutkan, di wilayahnya, ada 1.915 siswa yang akan mengikuti ujian, tersebar di 48 sekolah. Satu sekolah yakni Intis School akan mengikuti ujian bergabung di SDN Rejowinangun.

Naskah soal yang telah dipilah kemudian disimpan di almari dan dikunci rapat. Almari baru akan dibuka pada Senin (6/5) pagi, saat naskah ujian didistribusikan kepada petugas sekolah yang bertugas mengambil.

Meski telah terkunci, almari ini mendapatkan penjagaan selama 24 jam. Di UPT Timur tersebut, ada 10 orang petugas yang akan bergantian menjaga. Anita memastikan, persiapan menjelang ujian ini telah berjalan lancar.

“Sampai saat ini lancar, tinggal mendistribusikan soal pada pagi hari sebelum pelaksanaan ujian,” katanya.
Kepala SD Widoro Tukangan Danurejan, Jaswadi mengungkapkan persiapan ujian secara fisik dilakukan pada Sabtu siang. “Setelah semua siswa pulang, kami para guru dan petugas akan mempersiapkan ruangan,”

Editor: | dalam: Kota Jogja,Pendidikan |
Iklan Baris
Menarik Juga »