PAPUA MERDEKA
Siapakah Benny Wenda, Tokoh di Balik Pembukaan Kantor di Inggris?

Benny Wenda (3news.co.nz)Benny Wenda (3news.co.nz)

JAKARTA – Dibukanya kantor gerakan separatis Papua Merdeka di Oxford, Inggris, memicu kehebohan baru. Pemerintah Indonesia dinilai kecolongan dan gagal dalam kegiatan diplomasi internasionalnya dalam menangani isu Papua di dunia internasional. Namun siapakah tokoh di balik dibukanya kantor ini?

Salah satu pelopornya adalah Benny Wenda, yang seperti diungkapkan dalam Merdeka.com adalah orang yang sejak muda berkecimpung dalam gerakan di Papua. Kabarnya, ada anggota keluarga Wenda yang menjadi korban operasi militer TNI di Papua, yang membuat Benny Wenda mulai bersikap kritis terhadap pemerintah. Setelah Soeharto tumbang, gerakan referendum dari rakyat Papua yang menuntut pembebasan dari RI kembali bergelora. Dan saat itu, Benny Wenda melalui organisasi Demmak (Dewan Musyawarah Masyarakat Koteka), membawa suara masyarakat Papua. Mereka menuntut pengakuan dan perlindungan adat istiadat, serta kepercayaan, masyarakat suku Papua. Mereka menolak apapun yang ditawarkan pemerintah Indonesia termasuk otonomi khusus.

Lobi-lobi terus dia usahakan sampai akhirnya di masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, pemberlakuan otonomi khusus adalah pilihan politik yang layak untuk Papua dan tak ada yang lain. Saat itu sekitar tahun 2001, ketegangan kembali terjadi di tanah Papua. Operasi militer menyebabkan ketua Presidium Dewan Papua meninggal. Wenda terus berusaha memperjuangkan kemerdekaan Papua.

Pertentangan Wenda berbuntut serius. Dia kemudian dipenjarakan pada 6 Juni 2002 di Jayapura. Selama di tahanan, Wenda mengaku mendapatkan penyiksaan serius. Dia dituduh berbagai macam kasus, Salah satunya disebut melakukan pengerahan massa untuk membakar kantor polisi, hingga harus dihukum 25 tahun penjara. Kasus itu kemudian di sidang pada 24 September 2002. Wenda dan tim pembelanya menilai persidangan ini cacat hukum.

Pengadilan terus berjalan, sampai pada akhirnya Wenda dikabarkan berhasil kabur dari tahanan pada 27 Oktober 2002. Dibantu aktivis kemerdekaan Papua Barat, Benny diselundupkan melintasi perbatasan ke Papua Nugini dan kemudian dibantu oleh sekelompok LSM Eropa untuk melakukan perjalanan ke Inggris di mana ia diberikan suaka politik. Dan sejak tahun 2003, Benny dan istrinya Maria serta anak-anaknya memilih menetap di Inggris. Sampai saat ini, dari Inggris Benny Wenda masih aktif mengkampanyekan kemerdekaan Papua.

Pada tahun 2011, Pemerintah Indonesia pernah mengeluarkan Red Notice dan Surat Perintah Penangkapan Internasional untuk penangkapan Wenda karena melakukan sejumlah pembunuhan dan penembakan di Tanah Air. Wenda mengklaim, red notice itu sudah dicabut.

Editor: | dalam: Internasional |
Iklan Baris
  • Mitra Tekhnik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • Terima kos putri Sakura

    Terima kos putri Sakura. Fasilitas: 3,5×4 AC,bedcover,meja,kamar mandi dalam. Harga m…

  • Pijat urat kejepit

    Tukang Pijat Urat Kejepit Kesleo Sakit Pinggang & Kesemutan. Pak Joko Bisa Dipanggil.

  • Salon Shinta

    Salon SHINTA, Melayani rias pengantin,dan lain lain alamat.Jl raya-semanu, baleharjo,Wonos…

  • kos putra

    Kos Putra 2juta/tahun/NEGO Tempat Strategis Hubungi:0274-2612916/085643267282…

  • Pengobatan Alternatif

    ALTERNATIF NUR KHALIFAH, Pengobatan alternatif R.Bayu Segoro,0878 3819 2424/ 0838 6960 927…

  • Ahli sumur

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUBUNGI. 081 804 060 050…

  • Dicari karyawan dan sopir

    Dicari karyawan& Sopir laki laki untuk kirim barang (helper) Hubungi: mutiara jl. Dr…

  • NSC Finance

    Dana super cepat!! NSC Finance taksiran tinggi,angsuran murah,cair hari ini.Aman: Adit 085…

  • Bengkel RPM Handayani

    BENGKEL RPM HANDAYANI,melayani PRESS BODY, dengan mesin pres, selatan terminal lama,baleha…

Menarik Juga ยป