GEDHADHE DAB
Salah Sangka

Foto Ilustrasi 
JIBI/Harian Jogja/Hengky IrawanFoto Ilustrasi JIBI/Harian Jogja/Hengky Irawan

Setiap awal bulan sehabis blanjan, Tom Gembus dan istrinya, Gendhuk Nicole, selalu nanjakke mipik kebutuhan sehari-hari ke sebuah toko swalayan di daerah Pasar Legi, Solo. Tak lupa mereka mengajak anak semata wayangnya yang masih TK, Jon Koplo.

Ada kebiasaan bagus yang diajarkan Gembus kepada Koplo pada saat berbelanja, yakni memberi uang receh kepada para pengemis yang biasa mangkal di depan toko swalayan itu. Maka setiap berbelanja, Koplo selalu dibekali uang receh untuk disedekahkan.

Minggu pertama awal Mei 2013 lalu, mereka juga berbelanja di toko swalayan tersebut. Biasanya mereka memerlukan waktu lama untuk berbelanja. Selain kebutuhan banyak, toko itu juga dipenuhi pelanggan lain.

Salah satu pelanggan itu adalah seorang nenek, sebut saja Mbah Cempluk, yang sedang menggendong cucunya yang masih bayi. Mbah Cempluk ditugasi anaknya yang juga sedang berbelanja untuk momong cucunya.

Mungkin karena kelelahan ikut putar-putar di toko, Mbah Cempluk memutuskan untuk berhenti dan duduk di salah satu sudut toko sambil menunggu anaknya selesai berbelanja.

Nah, Kejadian menghebohkan ini terjadi ketika Gembus, Nicole dan Koplo lewat di dekat Mbah Cempluk yang sedang ndlosor itu. Tanpa ada yang mengomando, tiba-tiba saja Jon Koplo langsung mengambil uang receh dan diberikan kepada Mbah Cempluk yang dikira pengemis situ. Tentu saja Mbah Cempluk protes, “Eh, thole cah bagus… Mbahe iki dudu wong ngemis ya. Mbahe lagi leren merga kesel…”

Melihat kejadian itu Gembus dan Nicole jadi salah tingkah karena kisinan. Mereka mendekati Mbah Cempluk dan meminta maaf atas kelancangan anaknya. Koplo pun disuruh meminta maaf, menjabat dan mencium tangan Mbah Cempluk yang akhirnya tak jadi marah. Tak urung, banyak pengunjung pada cekikikan melihat kejadian itu.

Dikirimkan ke JIBI/SOLOPOS
Oleh Gantang Faqih Ulinnuha
SMAN 7 Solo

Editor: | dalam: Gedhadhe dab |
Iklan Baris
Menarik Juga »