Kantong Bolong

18-ahtenane

Kejadian memalukan ini menimpa Jon Koplo ketika ditunjuk sebagai presenter dalam menjelaskan teknologi informatika di hadapan para siswa sebuah SMK swasta di Sukoharjo, Oktober 2012 lalu. Waktu itu Jon Koplo, Tom Gembus dan beberapa mahasiswa lain dari universitas paling markotop di Solo ini melaksanakan tugas IT (Informatics Technique) for School untuk siswa SMK. Karena Jon Koplo yang dianggap paling cerdas dan pinter ngomong, ia pun ditunjuk jadi juru bicara.

Jauh sebelumnya, Koplo sudah mempersiapkan materi dalam bentuk power point yang akan ditayangkan lewat layar maupun dalam bentuk fotokopian yang akan dibagikan kepada peserta.

Sebelum presentasi, Koplo menyuruh Gembus dan kawan-kawan untuk membagikan materi fotokopian. Namun karena pesertanya mbludak, fotokopian tersebut kurang. Dengan senang hati Koplo mengeluarkan selembar uang lima puluh ribuan dan menyuruh Gembus untuk memfotokopi materi secukupnya. Gembus pun ke luar untuk mengopi materi.

Ternyata biaya fotokopi cuma Rp12.000. Sebagian susuknya berupa koin limaratusan dan seribuan. Gembus pun kembali ke ruangan untuk menyerahkan materi dan uang kembalian.

Nah, peristiwa yang menghebohkan ini terjadi ketika Gembus menyerahkan uang susuk kepada Koplo. Karena Koplo sedang sibuk bicara sambil pegang mik, tanpa permisi Gembus memasukkan uang susuk tadi ke saku celana Koplo sebelah kiri. Tiba-tiba terdengar suara klinthing-klinthing-klinthing…! Uang receh keluar dari celana Koplo lalu ngglindhing dan bertebaran di lantai.

Spontan suasana serius di ruang kelas itu jadi ger-geran. Wajah Koplo langsung mak prempeng abang ireng. Ia tak bisa ngomong karena ketahuan kantong celananya bolong.

 

Mahattu Jalinka, TI MIPA UNS Solo

Editor: | dalam: Ah Tenane |
Iklan Baris
Menarik Juga »