UANG KULIAH TUNGGAL
UNS Tetapkan 5 Golongan UKT

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menetapkan lima kategori uang kuliah tunggal (UKT) tahun akademik 2013/2014. Lima kategori diberlakukan berbeda untuk setiap calon mahasiswa baru (camaru) yang diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN serta UMB-PT.

Pembantu Rektor II UNS, Jamal Wiwoho, saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (23/6/2013) memaparkan pembagian UKT berdasarkan Permendikbud No 55 Tahun 2013 dan SE dari Dirjen Dikti No 272/E.1/KU/2013 tentang penyusunan UKT.

Menurut Jamal, penyusunan UKT berdasarkan penghitungan cost structural analysis (CSA), yakni biaya diperhitungkan selama seorang mahasiswa menempuh masa studi (delapan semester).

Lima kategori UKT UNS, lanjut Jamal, yakni kategori I (di bawah Rp 500.000), kategori II (di bawah Rp 1juta), kategori III (berdasarkan standar pembayaran uang kuliah reguler 2012) dan kategori IV (besar  UKT di atas biaya uang kuliah reguler 2012, tetapi di bawah biaya uang swadana tahun sebelumnya). Terakhir, besarnya UKT kategori V sama dengan biaya swadana 2012.

UKT kategori I dan UKT kategori II hanya berlaku bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, belum memperoleh Beasiswa Bidikmisi dan keberatan dengan UKT yang dibebankan. Proses keringanan, penundaan, atau penghapusan UKT bisa dilakukan jika calon mahasiswa mengajukan permohonan sejak awal.

“Sejak awal, calon mahasiswa yang keberatan bisa mencantumkan surat keterangan tidak mampu, keterangan penghasilan dan perangkat lainnya. Selanjutnya, kami akan melakukan home visit untuk memastikan kondisi yang bersangkutan,” terangya.

Jamal melanjutkan, UKT kategori III dibebankan bagi calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN, UKT kategori IV untuk mereka yang diterima melalui jalur SBMPTN dan UKT kategori V dibebankan kepada calon mahasiswa yang terseleksi lewat jalur UMB-PT. Meski digolongkan menjadi lima kategori, Jamal menegaskan UKT tetap tidak bertujuan memberatkan mahasiswa.

Lewat UKT, penghitungan biaya kuliah justru lebih transparan dan menghindarkan beberapa pungutan selama perkuliahan seperti SPP, Biaya Operasional Pendidikan (BOP) maupun Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA).

“UKT juga menjadi sarana subsidi silang. Karenanya, terdapat kenaikan dan penurunan UKT di beberapa prodi misalnya di Prodi Pendidikan Dokter,” imbuhnya.

Dicontohkan Jamal, tahun lalu, UKT Prodi Pendidikan Dokter sebesar Rp5,5 juta/semester sedangkan tahun ini naik menjadi Rp6,8 juta/semester. Hal itu terjadi karena adanya penurunan UKT melalui jalur UMB-PT dari yang semula Rp 21,9 juta/semester menjadi Rp 17 juta/semester.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Baris
  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

  • Dijual tanah stratrgis

    Dijual tanah stratrgis, pinggir jalan aspal. Luas 742m2 di sendangtirto berbah Sleman. Hubungi: 0878-3941-1177…

  • Dibutuhkan marketing executive

    Dibutuhkan marketing executive di Nusantara Sakti Gejayan. Syarat: Pendidikan minimal SMP Usia 18-40 tahun, si…

  • ONLINE SHOP Perkakas

    ONLINE SHOP Perkakas cari Karyawan-karyawati lulusan SMK, Bisa Komputer, Rajin. Hubungi: 0274-540198…

  • Gadai BPKB

    Gadai BPKB cair hari ini,aman,resmi, SMS/Telp/WA 085600411980, 087860559077, BB 59f36b86…

  • DIjual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan 152m. harga 1,7juta/m lokasi dikalasan, 285m 1,8jt/m. Utara SD Model Hubuungi: 0813287…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

  • Jual Revo CW 11

    Jual Revo CW 11 no cantik, pajak baru KM dikit, hitam seperti baru Harga 7850 NEGO tipis. 081 949 10 20 30…

  • Anda butuh pinjaman???

    Anda butuh pinjaman??? jangan bingung NSC Finance Solusinya, Jaminkan BPKB motor anda. Proses Cepat, tanpa pot…

1
Menarik Juga »