MAYAT ABG SLEMAN
Semua Pembunuh Siswa SMP, Motif Sakit Hati karena SMS

SLEMAN – Polisi berhasil mengungkap pembunuhan di TK Tunas Wisata Ambarukmo. Korban bernama Nanda Amalia Setyowati, 15, siswi salah satu SMP di Depok Sleman yang juga warga Grogol RT 06 Desa Purwomartani, Kalasan Sleman.

Ironisnya, dalam kasus ini baik korban maupun pelaku semuanya masih di bawah umur. Polisi menduga pembunuhan itu sudah direncanakan.

Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman menjelaskan ketiga tersangka yakni DG, 14 tercatat sebagai siswa kelas IX MTs, kemudian SS, 15 siswa kelas X SMK, dan YS, 17 merupakan siswa kelas XI SMA.

Ketiga tersangka adalah warga Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Adapun dua saksi yakni AY, 13 tercatat sebagai siswa kelas VIII SMP merupakan warga Dusun Papringan, Caturtunggal dan EP, 13 siswi kelas IX SMP, warga Gowok, Caturtunggal Depok.

Hingga kemarin petang kelimanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Reskrim Polres Sleman.
Ketiga tersangka ditangkap Senin (8/7) malam hingga Selasa (9/7) dinihari di rumah masing-masing. Sedangkan dua saksi lainnya dibawa dari sekolahnya Selasa (9/7) pagi. Karena itu saat diperiksa kemarin satu saksi yakni EP masih mengenakan seragam siswi SMP.

Terkait dengan jeratan pasal, Kapolres mengaku masih mendalami. Selain itu karena tersangka semuanya anak-anak, proses hukum dilakukan secara maraton dan diberikan pendampingan. Kendati demikian kata Hery, pasal 338 KUHP sudah bisa untuk menjerat tersangka sebelum ditambah pasal berlapis lainnya.

Menurutnya belum ditemukan tanda adanya pemerkosaan terhadap korban baik dari keterangan tersangka dan saksi maupun alat bukti. “Kalau kami melihatnya ini direncanakan karena sebelumnya mereka berkumpul,” terang Hery kepada wartawan di Mapolres Sleman, Selasa (9/7).

Adapun, Kasatreskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin menjelaskan pembunuhan sadis ini berawal ketika saksi EP mendapatkan pesan singkat atau SMS dari korban, Sabtu (6/7). Bunyi SMS tersebut menyebutkan jika pacar EP yakni tersangka YS sebenarnya tidak mencintai dan hanya memanfaatkan EP saja.

SMS yang masuk ke ponsel saksi EP itu terbaca oleh YS yang kemudian berang karena merasa dijelek-jelekkan.

Saat itulah YS, DG dan AY sempat berkumpul di rumah SS untuk sekadar membahas SMS tersebut. Maka timbul kesepakatan untuk melakukan klarifikasi korban.

Kemudian pada Minggu (7/7) tersangka DG yang merupakan mantan pacar korban meminta EP untuk menghubungi korban agar bertemu di TK Tunas Wisata. Permintaan itu pun disetujui korban. Lalu terjadilah pembunuhan sadis tersebut.

 

Editor: | dalam: Sleman |

Berita Terkait

Iklan Baris
  • Spesialis cetak nota

    Spesialis Cetak Nota NCR 90ribu/RIM& Undangan Nikah Mulai Rp.1100 Hubungi: 0856432642…

  • Pasang dan servis CCTV

    SainStek, Pasang&Servis CCTV,PABX,FAX,SLT dan lain lain. Jl.Prof Yohanes 1112 Hubungi…

  • Dicari bagian administrasi

    Dicari karyawati bagian Administrasi perkantoran syarat jujur,disiplin tanggungjawab minim…

  • Dijual mitsubishi

    Dijual Mitsubishi FE 349 Truck 2005 AB-AN dan Mitsubishi 349′ 2004 D-CA.Hubungi:PT A…

  • Optik natural

    OPTIK NATURAL hadir untuk anda cek mata, konsultasi GRATIS terima panggilan Hubungi : 0877…

  • Dana tunai jaminan BPKB

    Dana Tunai Jaminan BPKB Motor/ Mobil Proses Cepat Bunga Ringan Tenor 1tahun-5tahun. Buktik…

  • Optik Aruni

    OPTIK ARUNI. Melayani: cek mata panggilan,konsultasi,JL.Letjend.Suprapto, No 1(utara kanto…

  • ingin penghasilan diatas 2 juta

    Ingin Penghasilan diatas 2 Juta?(Halal) Ini Kesempatan Kerja untuk 4 Wanita 17-30Tahun,SMP…

  • Dana tunai tanpa potongan

    Anda Butuh Dana Tanpa Potongan?? Saya Siap Bantu Dengan Jaminan BPKB Motor Minimal tahun 1…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu tutup kartu kredit/KTA. Hanya bayar 30% dari tagihan terakhir, 100% Legal dan aman.

Menarik Juga »