WARGA LAWAN FPI
FPI Bantah Anggotanya Tabrak Warga Kendal

Polisi memeriksa mobil yang dibakar massa dalam bentrok antara Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013). (JIBI/Solopos/Antara/Ediyanto)Polisi memeriksa mobil yang dibakar massa dalam bentrok antara Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013). (JIBI/Solopos/Antara/Ediyanto)

Solopos.com, JOGJA — Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan tak ada satu pun anggota organisasi kemasyarakatan itu yang menabrak hingga tewas warga dalam insiden di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2013) lalu.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah aktivis organisasi kemasyarakatan (ormas) itu dilawan warga ketika melakukan razia liar di wilayah tersebut. Tatkala kabur dengan tergesa-gesa, salah satu mobil yang ditumpangi para anggota FPI itu melanggar sejumlah warga dan polisi, salah seorang di antara mereka meninggal dunia.

Polisi semula menyatakan telah menetapkan tiga orang anggota FPI sebagai tersangka dalam kasus bentrokan FPI dan warga Patean dan Sukorejo, Kabupaten Kendal itu. Salah seorang tersangka adalah sopir mobil Toyota Avanza yang menabrak hingga tewas warga Desa Krikil, Pageruyung, Kendal, Tri Muniarti, 40. Sedangkan dua lainnya karena terbukti membawa senjata tajam (sajam).

Tetapi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) DIY Bambang Tedi, di Jogja, Minggu (21/7/2013), membantah  sopir mobil Toyota Avanza yang menabrak sejumlah korban di Sukorejo itu anggota ormasnya. “Kami tegaskan bahwa ‘sopir maut’ di Sukorejo, Kendal, bukan anggota kami. Melainkan hanya sopir rental yang disewa FPI Magelang,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) DIY Bambang Tedi, di Jogja.

Bambang memaklumi apabila masyarakat marah hingga merusak mobil yang telah menabrak sejumlah korban. Menurut dia, sopir tersebut panik sehingga terjadi kecelakaan tersebut. “Selain sopirnya bukan anggota FPI, mobil tersebut juga bukan mobil FPI. Jadi, kami harap masyarakat tahu fakta yang sebenarnya bahwa yang menabrak hingga korban meninggal bukan anggota kami,” tegas Bambang.

Ia juga berharap kepada aparat kepolisian untuk mengusut pelaku perusakan kendaraan roda empat milik anggota FPI lainnya yang turut dalam pawai simpatik di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, tersebut. “Kalau mobil Avanza dibakar, kami bisa memaklumi. Tapi untuk tujuh mobil milik anggota kami lainnya, kami tidak terima. Kami harap kepolisian bisa mengusutnya,” pintanya.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Baris
  • Mitra Tekhnik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • Ahli sumur

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUBUNGI. 081 804 060 050…

  • Bengkel RPM Handayani

    BENGKEL RPM HANDAYANI,melayani PRESS BODY, dengan mesin pres, selatan terminal lama,baleha…

  • kos putra

    Kos Putra 2juta/tahun/NEGO Tempat Strategis Hubungi:0274-2612916/085643267282…

  • Pengobatan Alternatif

    ALTERNATIF NUR KHALIFAH, Pengobatan alternatif R.Bayu Segoro,0878 3819 2424/ 0838 6960 927…

  • Terima kos putri Sakura

    Terima kos putri Sakura. Fasilitas: 3,5×4 AC,bedcover,meja,kamar mandi dalam. Harga m…

  • NSC Finance

    Dana super cepat!! NSC Finance taksiran tinggi,angsuran murah,cair hari ini.Aman: Adit 085…

  • Pijat urat kejepit

    Tukang Pijat Urat Kejepit Kesleo Sakit Pinggang & Kesemutan. Pak Joko Bisa Dipanggil.

  • Dicari karyawan dan sopir

    Dicari karyawan& Sopir laki laki untuk kirim barang (helper) Hubungi: mutiara jl. Dr…

  • Salon Shinta

    Salon SHINTA, Melayani rias pengantin,dan lain lain alamat.Jl raya-semanu, baleharjo,Wonos…

Menarik Juga »