KONFLIK PARANGKUSUMO
Polres Bantul Tak Mau Gegabah

Beberapa warung liar di Parangkusumo dibongkar petugas, beberapa waktu lalu.Beberapa warung liar di Parangkusumo dibongkar petugas, beberapa waktu lalu.

Harian Jogja.com, BANTUL—Polres Bantul bersikap hati-hati terkait konflik yang terjadi di Pantai Parangkusumo. Sampai saat ini, polisi belum menemukan indikasi tindak kriminal dalam perkara ini.

Sebelumnya, sejumlah warga mengadukan adanya beberapa tempat karaoke di area Pantai Parangkusumo ke Polres Bantul lantaran dianggap mengganggu ketenangan peziarah yang menjalani ritual di Cepuri Parangkusumo.

Tempat karaoke tersebut juga dianggap potensial jadi tempat peredaran narkoba dan sering muncul perkelahian. Menurut sejumlah warga, beberapa tempat hiburan di Parangkusumo dimiliki anggota polisi.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan Amin, mengatakan pihaknya tak bisa gegabah menangani konflik di Pantai Parangkusumo yang telah bertahun-tahun terjadi. Menurutnya banyak kepentingan di daerah itu. Ada warga yang kontra dengan keberadaan tempat hiburan malam itu, namun juga ada yang pro.

Penanganan masalah itu menurut Kapolres lebih tepat ditangani Pemkab Bantul. Polisi menurutnya justru kesulitan untuk bertindak karena sejauh ini tak ditemukan indikasi kriminal.

“Belum ditemukan tindak kriminal [narkoba, perkelahian], mending kalau ada perkelahian atau bunuh membunuh sekalian justru langsung kami tangkap karena pasal yang dikenakan jelas,” ujar Ihsan, belum lama ini.

Sementara terkait sejumlah anggota kepolisian yang ikut membuka hiburan malam di Parangkusumo pihaknya kata dia tak dapat melarang. “Itu usaha orang, hanya kebetulan dia polisi. Kalau misalnya dia tidak ada izin usaha, itu urusanya ke Satpol PP [Polisi Pamong Praja] bukan polisi,” katanya.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Bantul, Jati Bayu Broto, mengatakan, Pemkab berencana menutup dan membongkar tempat-tempat karaoke di Parangkusumo. Alasanya karena keberadaanya ilegal, selain mendapat penolakan dari sebagian warga. Bangunan tempat hiburan itu tak mengantongi izin gangguan dan izin mendirikan bangunan (IMB). “Kami tak bisa memberi IMB di atas Sultan Ground,” kata Jati, Kamis (22/8/2013).

Editor: | dalam: Bantul |
Iklan Baris
  • Ahli Sumur Bor

    Ahli Sumur Bor/Gali/Servis Pompa/ Sedot WC/Saluran Buntu. Pak. Wen 0274-6579319 Blawong 08…

  • Servis HP

    Servis HP: Nokia, BlackBerry, Sony, Samsung, IPhone, dll. Matot,Hard/Software. Hubungi: Me…

  • program naik turun BB

    Free Pendampingan Program Naik/Turun Berat Badan& Program Stamina Dengan Jus Nutrisi.

  • disewakan avanza

    Disewakan avanza+sopirnya untuk dalam/luar kota, melayani drop luar kota. Hubungi: 0811250…

  • Iqbal Massage

    Iqbal Massage, Tenaga Pria Muda Keren Khusus Panggilan. Call: 087738795379…

  • Dibeli tinggi laptop

    Dibeli tinggi laptop/Netbok/Tab/Komputer/LCD dll. Hidup-Rusak-Mati. Hubungi: 085725750750,…

  • rumah diutara monjali

    Rumah Griya Asri Pratama, Utara Monjali (Balong-Donoharjo) Sisa 5 Unit Siap Huni+3 Siap Bg…

  • Rumah dijual dekat bandara baru

    DP 12juta, Minimalis Mewah. Jalur 24jam. Bandara Baru di Polres Wates. Brimob Sentolo …

  • mau penghasilan tambahan?

    Bagi IRT,Mahasiswa/mahasiswi,Karyawaa dan ssebagainya yang Membutuhkan Uang/Penghasilan Ta…

  • terapi untuk kesembuhan

    Anda Sakit Fisik, Emosi, Sudah Berobat Maksimal Belum Sembuh??? Konsultasi dan Terapi Hubu…

Menarik Juga »