SKANDAL DANA HIBAH PERSIBA
Idham Buka Suara, Tegaskan Tak Gunakan Uang Persiba

Idham Samawi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)Idham Samawi (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Harianjogja.com, JOGJA-Ketua DPD PDIP DIY, Idham Samawi akhirnya buka suara terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Persiba Bantul yang sudah membuatnya ditetapkan menjadi tersangka bersama Edi Bowo Nurcahyo.

Pascaditetapkan sebagai tersangka Idham jarang tampil di depan umum. Saat pertama mengisi acara PDIP di JEC Juli silam, beberapa hari setelah ditetapkan sebagai tersangka, mantan Bupati bantul ini masih bungkam.

Namun, Minggu (1/9/2013) dalam Rapat Umum Terbuka PDIP di Stadion Kridosono, Idham mulai angkat bicara.

“Sejak 19 Juli lalu saya ditetapkan sebagai tersangka kasus sepak bola [hibah Persiba]. Tapi tidak perlu berkecil hati. Di mimbar ini, saya Idham Samawi menyatakan, tidak menggunakan uang tersebut [dana hibah] untuk kepentingan pribadi saya,” ungkap Idham saat memberikan sambutan di hadapan ribuan Satgas dan simpatisan PDIP.

Idham Samawi dan Edi Bowo Nurcahyo, Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Bantul ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah untuk klub sepak bola Persiba Bantul senilai Rp12,5 miliar pada 19 Juli.

Idham dan Edi ditetapkan sebagai tersangka karena keterkaitannya dalam pencairan dan penggunaan dana Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2011 Rp8 miliar dan APBD perubahan Rp4,5 miliar yang dihibahkan ke Persiba Bantul.

Dalam penganggaran hibah Persiba pada 2011, sebanyak 32 anggota DPRD Bantul menyetujui usulan dana hibah untuk KONI yang di antaranya ditujukan pada Persiba dengan jumlah dana paling besar dibanding cabang olahraga lainnya.

Padahal, saat DPRD Bantul mengambil keputusan untuk menyetujui anggaran sekitar Agustus 2011, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2011 yang melarang penggunaan APBD untuk klub profesional telah terbit.

Namun demikian, persetujuan penganggaran hibah tahap pertama pada APBD murni senilai Rp8 miliar pada 2010 tak melanggar Permendagri karena peraturan tersebut baru berlaku mulai Juli 2011.

Editor: | dalam: Bantul |
Iklan Baris
  • Rumah dijual dekat bandara baru

    DP 12juta, Minimalis Mewah. Jalur 24jam. Bandara Baru di Polres Wates. Brimob Sentolo …

  • Mitsubishi 100% new

    Mitsubishi 100% New T120SS DP5juta,L300 DP15juta,CANTER 74S,74HD,SHDX DP20juta. Hubungi:08…

  • butuh kapster

    Butuh Kapster GREEN SPA Jl.Solo KM 15 Bogem. Rame ada Bonus,Pengalaman Tidak Diutamakan. 0…

  • disewakan avanza

    Disewakan avanza+sopirnya untuk dalam/luar kota, melayani drop luar kota. Hubungi: 0811250…

  • rumah diutara monjali

    Rumah Griya Asri Pratama, Utara Monjali (Balong-Donoharjo) Sisa 5 Unit Siap Huni+3 Siap Bg…

  • program naik turun BB

    Free Pendampingan Program Naik/Turun Berat Badan& Program Stamina Dengan Jus Nutrisi.

  • Butuh tenaga kantor

    Butuh Tenaga Kantor Tanpa Tes Pria/Wanita, Part/Full Time. 17-48tahun. Income 2juta/bulan…

  • terapi untuk kesembuhan

    Anda Sakit Fisik, Emosi, Sudah Berobat Maksimal Belum Sembuh??? Konsultasi dan Terapi Hubu…

  • packing teh celup

    Dibutuhkn Segera Kerja Sampingan Bisa Dikerjakan Dirumah Sendiri “Packing Teh Celup&…

  • mau penghasilan tambahan?

    Bagi IRT,Mahasiswa/mahasiswi,Karyawaa dan ssebagainya yang Membutuhkan Uang/Penghasilan Ta…

Menarik Juga »