UMK 2014
KSPI Tuntut Upah Rata-Rata Jateng Rp3 Juta !

Ilustrasi uangilustrasi uang

Harianjogja.com, SEMARANG — Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Jateng, menuntut Gubernur untuk menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2014 rata-rata Rp3 juta.

Tuntutan ini disampaikan Perda KSPI pada demonstrasi yang diikuti ratusan orang di depan Kantor Gubernur Jateng Jl Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (15/9/2013).

“Kami mendesak Gubernur Jateng untuk menetapkan UMK 2014 rata-rata senilai Rp3 juta,” kata koordiator lapangan (Korlap) aksi, Abu Somad.

Nilai Rp3 juta itu, menurut dia berdasarkan survei terhadap 84 item barang kebutuhan hidup layak (KHL) seorang buruh lajang.

“Untuk itu kami meminta dasar penetapan UMK 2014 bukan lagi 60 item, tapi 84 item KHL,” imbuhnya.

Ratusan orang dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(FSPMI), Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSPKEP), Federasi Serikat Pekerja Farmasi Kesehatan (FSPFarkes), FSPKAHUTINDO, ASPEK, dan PGRI, datang ke Kantor Gubernur Jateng mengendarai sejumlah truk bak terbuka, bus, mobil, dan sepeda motor.

Aksi tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas di jalan protokol, Jl Pahlawan, karena pengunjuk rasa memenuhi jalan raya.

Selain menuntut UMK 2014 Rp3 juta, para pengunjuk rasa juga menolak rencana penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) mengenai pembatasan kenaikan upah minimum.

Sebab Inpres membatasi kenaikkan upah minimum maksimal 10% di atas inflasi tahunan untuk industri besar, dan maksimal 5% untuk industri padat karya dan usaha kecil mikro (UKM).

“Tolak rencana Inpres yang merugikan buruh,” teriak mereka sambil mengibarkan bendera masing-masing serikat pekerja yang dibawa.

Inpres tersebut dinilai pengunjuk rasa sebagai bentuk campur tangan pemerintah pusat terhadap daerah, karena penetapan UMK menjadi kewenangan Gubernur bukan pemerintah pusat.

”Inpres bertentangan dengan konstitusi, karena UMP/UMK ditetapkan oleh Gubernur bukan pemerintah pusat. Buruh Jateng melawan rezim politik upah murah,” ujar Abu Somad.

Dalam tuntutannya, Perda KSPI, juga meminta supaya pemerintah menjalankan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia pada 1 Januari 2014, tanpa tahapan.

Dengan jumlah penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan sebanyak 156 juta per orang bukan 86,4 juta, dan iuran buruh dibayar pengusaha.

Aksi yang mendapatkan penjagaan dari puluhan aparat kepolisain berlangsung tertib. Setelah membacakan tuntutan pengunjuk rasa dari Perda KSPI kemudian membubarkan diri.

Demo menuntut kenaikan UMK 2014, sebelumnya dilakukan aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Semarang. Pada aksi di depan Kantor DPRD Jateng, Jumat (13/9), Gerbang menuntut UMK 2014 Kota Semarang senilai Rp1,9 juta.

Editor: | dalam: Ekonomi |
Iklan Baris
  • Dijual tanah stratrgis

    Dijual tanah stratrgis, pinggir jalan aspal. Luas 742m2 di sendangtirto berbah Sleman. Hubungi: 0878-3941-1177…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

  • DIjual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan 152m. harga 1,7juta/m lokasi dikalasan, 285m 1,8jt/m. Utara SD Model Hubuungi: 0813287…

  • Dibutuhkan marketing executive

    Dibutuhkan marketing executive di Nusantara Sakti Gejayan. Syarat: Pendidikan minimal SMP Usia 18-40 tahun, si…

  • Jual Revo CW 11

    Jual Revo CW 11 no cantik, pajak baru KM dikit, hitam seperti baru Harga 7850 NEGO tipis. 081 949 10 20 30…

  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

  • Gadai BPKB

    Gadai BPKB cair hari ini,aman,resmi, SMS/Telp/WA 085600411980, 087860559077, BB 59f36b86…

  • Anda butuh pinjaman???

    Anda butuh pinjaman??? jangan bingung NSC Finance Solusinya, Jaminkan BPKB motor anda. Proses Cepat, tanpa pot…

  • ONLINE SHOP Perkakas

    ONLINE SHOP Perkakas cari Karyawan-karyawati lulusan SMK, Bisa Komputer, Rajin. Hubungi: 0274-540198…

3
Menarik Juga »