PENCURIAN TERNAK
Maling Bermodus Menyembelih Sapi di Kandang Gegerkan Gunungkidul

IlustrasiIlustrasi

Harian Jogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Banyumeneng II, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang, gempar menyusul terjadinya pencurian ternak sapi, Rabu (18/9/2013).

Dalam aksinya pelaku terbilang nekat, karena menyembelih sapi di kandang, mengambil daging sapi, dan hanya meninggalkan kaki, kepala, kulit dan jeroan sapi di kandang.

Kapolsek Panggang, AKP Hendra Prastawa saat dihubungi Harian Jogja.com mengatakan, pencurian baru diketahui sekitar pukul 07.30 WIB oleh pemilik sapi, Margo Suwoto, 60, warga dusun setempat.

“Iya tadi pagi sempat ramai, kami sudah melakukan olah TKP [tempat kejadian perkara],” kata dia.

Hendra memaparkan, pagi itu korban berniat memberi pakan sapinya. Namun dia kaget saat mengetahui sapinya tak ada lagi, dan melihat banyak ceceran darah di sekitar kandang.

Dia makin kaget saat menemukan tulang belulang sapi, kepala, kaki, kulit dan jeroan sapi di dalam kandang. Sedangkan daging sapi sudah hilang. Yakin sapinya yang disembelih, korban segera melapor ke polisi.

Lokasi kandang, kata Hendra, jauh dari permukiman, sehingga pencuri bisa leluasa beraksi. Dia menduga pelaku lebih dari satu orang dan sudah terbiasa memotong sapi. “Daging sapi yang dicuri dari laporan korban ada sekitar 60 kilogram seharga sekitar Rp10 juta,” papar Hendra.

Hendra menyatakan, pencurian dengan modus menyembelih sapi di kandang belum pernah terjadi di wilayahnya.

Editor: | dalam: Gunung Kidul |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »