KAPOLRI BARU
Ortu Komjen Sutarman di Weru Sukoharjo Masih Bertani

Kediaman Komjen Sutarman di SukoharjoKediaman calon tunggal Kapolri, Komjen Sutarman, di Dukuh Dayu RT 003/RW 011 Desa Tawang, Kecamatan Weru, terlihat sepi, Minggu (29/9). Berdasarkan informasi, keluarga besarnya sedang berlibur ke Singapura. (Dian Dewi P/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, SUKOHARJO – Kapolri baru memunculkan calon tunggal Komjen Sutarman. Rumah yang dikelilingi pagar tembok cukup tinggi itu terlihat sangat sepi. Pagar rumah dibiarkan tertutup meski tidak digembok. Pintu dua rumah yang berada di dalam pagar luar itu pun terkunci rapat. Hanya ada beberapa ekor ayam yang terlihat di halaman rumah, Minggu (29/9/2013).

Dibandingkan dengan di sekelilingnya, rumah di RT 003 RW 011 Dayu, Desa Tawang, Kecamatan Weru itu memang terlihat megah. Pagar tembok yang dibangun cukup tinggi seakan menandakan jarak yang ingin dibangun pemiliknya. Kediaman tersebut adalah tempat tinggal calon tunggal Kapolri, Komjen Sutarman.

Ia lahir di Sukoharjo 55 tahun silam pada 5 Oktober 1957. Sulung lima bersaudara ini bukan berasal dari keluarga kaya. Keluarganya adalah seorang petani sederhana. Hingga saat ini pun, ayahnya, Pawiro Miharjo, masih bercocok tanam dan memelihara ternak. Rumah masa kecil itu pun saat ini dihuni oleh ayah, ibu tiri dan anak angkat kedua orang tuanya tersebut.

“Sehari-hari juga sepi begitu. Mereka [ayah dan ibu tiri Sutarman] selalu bekerja di sawah saat siang. Kami yang tetangganya saja terkadang kesulitan kalau mau mengantarkan undangan,” tutur Sukiyem.

Menurut Sukiyem, saat ini keluarga besar Sutarman sedang berlibur di Singapura. Ayahnya juga ikut diajak dalam liburan tersebut. Sementara ibu tirinya, berada di rumah untuk mengurus sawah dan ternak sapi.

Para tetangga Kabareskrim Mabes Polri ini mengaku, Sutarman adalah sosok pekerja keras. Sejak masih duduk di bangku SMP, ia sudah nyambi bekerja mengusung bambu untuk dijual. Kendati berasal dari keluarga sederhana, semangat bersekolah Sutarman muda cukup besar.

“Karena sudah menjadi orang besar, kami jarang sekali bertemu. Terkadang dia pulang untuk ziarah makam ibunya. Pada saat ziarah itu dia biasanya membagi-bagikan uang,” imbuh Sukiyem.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Baris
  • ONLINE SHOP Perkakas

    ONLINE SHOP Perkakas cari Karyawan-karyawati lulusan SMK, Bisa Komputer, Rajin. Hubungi: 0274-540198…

  • Dibutuhkan staf admin

    Dibutuhkan staf admin untuk kantor Jakarta, wanita singgle max 25th lulusan D2,D3 Jurusan perkantoran, akuntan…

  • Dijual tanah stratrgis

    Dijual tanah stratrgis, pinggir jalan aspal. Luas 742m2 di sendangtirto berbah Sleman. Hubungi: 0878-3941-1177…

  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

  • Dibutuhkan Serabutan pasutri

    Dibutuhkan Serabutan pasutri maksimal umur 35 tahun niat kerja, tidur dalam. Call: 0878-2121-9372…

  • Rumah dikontrakkan 2 Kamar Tidur

    Rumah dikontrakkan 2 Kamar Tidur, 2 Kamar Keluar, Garasi, Dapur Furniture, AC, PDAM, Telpon. Cocok untuk kanto…

  • Dicari Pathner Bisnis

    Dicari Pathner Bisnis Bergerak di perusahaan Makanan taraf International berpeluang sebagai Superviser, Syarat…

  • Gadai BPKB

    Gadai BPKB cair hari ini,aman,resmi, SMS/Telp/WA 085600411980, 087860559077, BB 59f36b86…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

3
Menarik Juga »