BMKG
Awal Musim Hujan DIY Diperkirakan Pertengahan Oktober

Foto ilustrasi cuaca. BMKG memprediksi kemarau di DIY akan terjadi hingga pertengahan Oktober 2013. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)Foto ilustrasi cuaca. BMKG memprediksi kemarau di DIY akan terjadi hingga pertengahan Oktober 2013. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Harianjogja, JOGJA-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jogja memperakirakan musim hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta akan mulai terjadi pada pertengahan Oktober 2013 dengan puncak musim hujan pada Januari 2014.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Tony Agus Wijaya di Jogja, Selasa (1/10/2013), mengatakan, musim hujan di provinsi tersebut akan terjadi secara bertahap yang akan diawali dari Kabupaten Sleman Utara.

“Pertengahan Oktober nanti musim hujan akan dimulai dari Kabupaten Sleman Utara yang berturut-turut akan diikuti wilayah lain hingga paling akhir Gunung Kidul Selatan,” katanya.

Menurut dia, memasuki awal Oktober menjelang musim hujan pada umumnya terjadi gejala pancaroba berupa cuaca ekstrem serta mulai terjadi hujan dengan intensitas rendah.

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini gejala tersebut tidak terjadi bahkan cenderung cerah. Hal itu disebabkan masih adanya gangguan cuaca jangka pendek yang merupakan pengaruh dari badai tropis Wutip serta Fitow yang saat ini berpusat di perairan Sumatera.

“Selain memang sekarang masih musim kemarau. Saat ini masih ada gangguan cuaca jangka pendek di perairan Sumatera, sehingga curah hujan yang ada tersedot ke arah pusat gangguan cuaca,” katanya.

Selanjutnya, setelah gangguan cuaca menghilang, lanjut dia, maka pola cuaca akan kembali normal. Sehingga, hujan dengan intensitas rendah akan mulai terjadi sebagai tanda musim pancaroba dengan curah hujan masih kurang dari 50 milimeter per dasarian.

“Nanti kalau gangguan cuaca jangka pendeknya melemah atau hilang, kita akan mengalami siklus normal lagi, dengan langit berawan dan terjadi hujan ringan, hinga sedang,” katanya.

Sementara itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat setempat agar mewaspadai cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi pada puncak pancaroba pada bulan ini.

“Kalau gangguan cuaca jangka pendek sudah hilang maka kita akan merasakan gejala pancaroba yang biasanya berupa cuaca ekstrem. Oleh karena itu misalnya pohon-pohon yang rimbun perlu dilakukan pemangkasan,” katanya.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
  • pasang gigi dan bahel

    Pasang Gigi&Behel Berkwalitas&Bergaransi Harga@50ribu@100ribu, MAS EKO: 08157894…

  • Optik natural

    OPTIK NATURAL Melayani Cek Mata Panggilan,konsultasi. Jl.Rajawali Ngebel RT 6 (Belakang UM…

  • Dibutuhkan desainer web

    Dibutuhkan Segera Orang Yang Menguasai Komputer Khususnya WEB & Desain Konveksi&…

  • Dibutuhkan karyawan alfa decor

    Dibutuhkn Karyawan&Karyawati Ada Gaji+Komisi Hubungi ALFA DECOR Jl.Mentri Supeno No.1…

  • Optik Aruni

    OPTIK ARUNI. Melayani: cek mata panggilan,konsultasi,JL.Letjend.Suprapto, No 1(utara kanto…

  • Dicari tukang sablon kaos

    Dibutuhkan tukang sablon untuk konveksi, kaos, jaket, seragam.Gaji UMR+uang lembur.Hubungi…

  • Ready baja ringan

    Ready Baja Ringan CNP75.075 Asli, Ukuran Nyata,SNI,Barang bagus Harga:69ribu Beli Partai l…

  • Kredit murah tanpa jaminan

    Anda Punya Usaha 5-10juta Tanpa BPKB, 11-20juta Pakai BPKB. Minat Hubungi: DIAN BAV 087738…

  • Rumah kayu jati murah

    Siapa Cepat Dapat! SEGERA! Termurah di Yogya,36 Hanya 240juta Kayu Jati Tinggal 2 Unit,SHM…

  • Program toyota DP murah

    Program Toyota Gebyar Awal Tahun DP Ringan Angsuran Rendah Kredit Tanpa Telakan. Info: AMI…

Menarik Juga ยป