HARGA SEMBAKO
Di Solo, Harga Sayuran Naik Rp500-Rp3.000

Ilustrasi harga sayuranIlustrasi harga sayuran (JIBI/dok)

Solopos.com, SOLO—Harga beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan Rp500-Rp3.000 per kilogram (kg) karena pasokan dari petani menurun. Kondisi itu terjadi karena musim hujan membuat beberapa komoditas sayur busuk.

Pantauan Solopos.com di Pasar Legi, harga beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan dan penurunan. Beberapa pedagang menyampaikan kenaikan harga dipengaruhi pasokan dari petani menurun. Kondisi itu terjadi karena musim hujan membuat sayur busuk. Namun kenaikan dan penurunan harga bervariasi tergantung petani yang menyetorkan barang dan kualitas komoditas.

Seperti dituturkan pedagang di kios 71, Martini. Perempuan yang mengaku pemasok beberapa komoditas sayur ke hotel di Solo itu menyampaikan beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga. Dia memberikan contoh wortel lokal ukuran besar mengalami kenaikan Rp2.000 dari Rp5.000-Rp6.000 menjadi Rp7.000-Rp8.000.

Selain wortel lokal ukuran besar, kembang kol dan tomat juga mengalami kenaikan Rp2.000. Sedangkan kubis mengalami kenaikan Rp1.000 dan buncis mengalami penurunan Rp1.000-Rp2.000.

“Ada yang naik dan turun harga. Kenaikan sekitar satu pekan ini karena musim hujan. Beberapa barang busuk sehingga pasokan menurun. Saya membeli dari Cepogo Boyolali karena produk wilayah lain kurang bagus,” kata Martini saat ditemui Solopos.com di sela-sela melayani pembeli di Pasar Legi, Rabu (18/12/2013).

Kondisi serupa dialami pedagang asal Tawangmangu, Sukinem. Dia menjelaskan kondisi seperti itu sering terjadi saat musim hujan. Beberapa komoditas sayur busuk sehingga pasokan menurun. Padahal dia mengklaim permintaan barang normal.

Dia menyampaikan harga seledri naik paling tinggi sekitar Rp3.000 dari Rp5.000 menjadi Rp8.000. Namun harga beberapa komoditas lain stabil, seperti kubis, terong dan jipang. “Banyak yang busuk. Padahal saya langsung beli dari petani Tawangmangu. Pasokan menurun saat musim hujan. Padahal permintaan normal setiap akhir tahun,” tutur dia.

Kondisi serupa terjadi pada beberapa komoditas Sembako, seperti minyak goreng sawit, minyak goreng super dan bawang merah. Kenaikan terjadi antara Rp1.500-Rp5.000. Salah satu penjual Sembako di Pasar Legi, Ana, menjelaskan kenaikan harga terjadi secara bertahap sejak tiga hari lalu. Namun dia tidak mengetahui alas an kenaikan harga.

Editor: | dalam: Ekonomi |
Iklan Baris
  • CV Mitra Mandiri Grup

    Daftrkn Diri Anda Sekarang Juga! CV. Mitra Mandiri Group membuka lowongan: 1.SPG(Wanita/Pr…

  • kredit jaminan BPKB

    Kredit Jaminan BPKB Motor/Mobil Cukup KTP,KK,1 Jam Cair No Bicek No Survey Pendatang Ok Sm…

  • Dibeli rumah

    Dibeli rumah:yang mau dilelang bank/turun waris/pemiliknya mau cerai 0274.7155840/08783966…

  • dibutuhkan karyawan kantor

    Dibutuhkan Karyawan Kantor,Pria/Wanita Usia max 23Tahun,Siap Kerja Lapangan, Minimal SMA/S…

  • terima kos putri

    Terima Kos Putri/Karyawati 200ribu/bulan. No HP. 081931199727…

  • spesialis sumur bor

    Spesialis Sumur Bor 0-100M, Timba, Peresapan dan Service Pompa. Hubungi: PAK ARI 087839448…

  • Kijang LGX

    Kijang LGX 97 Biru AB Kota Pajak Panjang Languns Pemilik. H:087739216357…

  • tanah disewakan

    Tanah 330M Lokasi Bugisan Prambanan. Hubungi: 087739216357/085743512456…

  • ahli sumur bor

    AHLI SUMUR/ SEDOT WC, SUKADI, NGLIPAR, HUB. 081 804 060 050…

  • grand livina, juke, march

    Mobil Baru, Grand Livina XV 183 jutaan, Juke, March, Serena. Hubungi: 0852.9256.4723 / BB.

Menarik Juga »