INFORIAL

Konsumsi BBM Pikap Daihatsu Hi-Max 13,5 km/liter

Daihatsu Hi-Max 1.000 cc. (JIBI/Okezone)Daihatsu Hi-Max 1.000 cc. (JIBI/Okezone)

Daihatsu Hi-Max pakai mesin 1.000 cc meski bukan kategori mobil LCGC.

Harianjogja.com, JAKARTA – Meramaikan pasar kendaraan pikap di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) merilis model pikap terbaru Hi-Max. Datang dalam dua tipe, Hi-Max standar dibanderol Rp93,3 juta dan tipe tertinggi Rp103,3 juta, on the road Jakarta.

“Daihatsu Hi-Max untuk mendukung sektor usaha sesuai harapan pemerintah agar industri automotif menyediakan kendaraan yang mampu bermanuver di jalan sempit perkotaan,” jelas Deputy Chief PT ADM Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Supranoto Tirtodidjojo di Jakarta, dikutip Solopos.com dari Detik Kamis (10/11/2016).

Hi-Max memiliki dimensi yang compact, sedangkan interiornya berdesain fungsional. Jantung pacunya menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.000 cc KR-DE DOHC yang mampu menghasilkan tenaga 57 ps pada 5.000 rpm dan torsi 8,7 kg.m pada 4.000 rpm. Di pasar Jepang, Hi-Max ditawarkan dengan mesin 650 cc.

Di Indonesia, ada beberapa pabrikan roda empat yang memasarkan pikap, seperti Mitsubishi dengan Colt T120SS serta Suzuki yang membuat Carry Futura dan APV. Namun kendaraan tersebut mengusung mesin di atas 1.400 cc. Banderolnya antara Rp95,5 juta-Rp147,5 juta.

Ada juga Tata Motors dengan Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin 700 cc dan Super Ace berkapasitas 1.405 cc. Jika disandingkan, Hi-Max lebih dekat dengan Tata Ace EX2.

Dengan begitu hanya Daihatsu saja yang bermain sendiri di segmen pikap bermesin 1.000 cc. ADM menargetkan penjualan 250 unit Hi-Max per bulan.

Dilansir Detik, Jumat (11/11/2016), seperti halnya Ayla, Hi-Max menggunakan mesin 1KR-DE, DOHC berkapasitas 998 cc dengan tiga silinder segaris bertransmisi manual 5 percepatan.

“Kinerja yang kuat dan efisien, mesin ini dapat diandalkan sama seperti Ayla dan secara eksklusif telah dikembangkan sebagai mesin kendaraan komersial untuk Hi-Max ekslusif,” ungkap Executive Chief Engineer Daihatsu Motor Corporation (DMC), Sakamoto di sela-sela peluncuran Hi-Max, ITC Cempaka Mas, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Mobil ini pun telah dites dan membukukan angka 13,5 km/liter. Tes tidak dilakukan di laboratorium tapi di jalan raya, perkotaan dan jalan sempit dengan harapan bisa mendekati pengalaman konsumen.

“Kami mendapatkan angka 13,5 km/l average itu yang kita catat dan itu dilakukan di jalan bukan di laboratorium. Harapannya angka ini bisa mendekati dengan pengalaman konsumennya nanti karena kalau di Jepang dilakukan di laboratorium kami uji secara praktis agar persepsi yang diterima konsumen angka yang dialaminya sama,” tutur Executive Officer Research and Development PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Pradipto Sugondo.

Meski bermesin sama dengan Ayla, namun Ayla diklaim lebih irit dan bisa membukukan hingga 20km/l.

“Kan karakter settingannya berbeda. Contoh, kalau bicara mesin F1 berapa cc? Mesin 2.4 liter, sama kaya Camry, tapi larinya bisa 350 km/jam. Jadi settingannya beda-beda,” ucap Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso.

Editor: | dalam: Roda 4 |
Menarik Juga »