ELPIJI KULONPROGO
Pemerintah Ajukan 11.168 Tabung Gas Melon, Disetujuikah?

Foto ilustrasi gas si melon (JIBI/Bisnis/Dok.)Foto ilustrasi elpiji 3kg (JIBI/Bisnis/Dok.)

Elpiji Kulonprogo untuk stok diusulkan naik.

Harianjogja.com, KULONPROGO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengajukan kenaikan alokasi gas harian menjadi 11.168 tabung untuk tahun 2017. Jumlah tersebut naik sekitar 20% dari alokasi harian tahun ini.

Alokasi gas harian di Kulonprogo saat in baru mencapai 9.307 tabung. Kepala Dinas Perindustriaan Perdagangan ESDM Kulonprogo, Niken Probolaras mengatakan angka tersebut diukur dari peningkatan tren penggunaan gas melon beberapa waktu terakhir.

“Untuk antisipasi peningkatan kebutuhan gas, sudah kita ajukan permintaan penambahan,”kata Niken, Rabu (23/11/2016).

Menurut dia, meningkatnya kebutuhan gas dikarenakan banyakan jumlah keluarga baru di Kulonprogo. Dalam rapat yang digelar kemarin, Pemkab Kulonprogo kemudian mengirimkan permintaan tersebut kepada Gubernur DIY.

Alasan Alokasi Gas Dinaikkan

Kepala Seksi Energi Minyak dan Gas Disperindag-ESDM Kulonprogo, Dian Nugroho menjelaskan jumlah pengajuan baru diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kulonprogo. Selain pertambahan jumlah keluarga, secara umum jumlah kebutuhan gas memang selalu meningkat setiap tahunnya.

“Pengajuan ini untuk persiapan 2017,”terangnya.

Ia mengakui jika beberapa bulan terakhir memang terjadinya kekurangan stok gas di beberapa lokasi. Namun, hal tersebut telah berhasil ditanangani untuk sementara. Selain kekurangan gas yang terjadi jelang perayaan Idul Fitri lalu, masyarakat Kulonprogo memang ada yang mengeluhkan sulit mendapatkan gas melon beberapa waktu belakangan.

Dian menguraikan kekurangan salah satunya disebabkan masyarakat yang memiliki lebih dari 1buah tabung gas di kediamannya masing-masing. Seringkali, setiap keluarga menyimpan sekitar 2 hingga 3 buah gas melon sehingga stok di pangkalan gas menipis. Hal tersebut juga berdampak dengan semakin tipisnya stok di tingkat pengecer.

Meski tak melarang masyarakat memiliki tabung gas 3 kilogram lebih dari 1 namun ia mengatakan ini menjadi salah satu penyebab warga sulit mendapatkan gas. Selain pengajuan ini, pemerintah daerah sebelumnya telag mengalokasikan tambahan kuota sebesar 6,5%. Adapun, di waktu-waktu genting seperti hari raya tahun ini pemerintah juga tidak pernah mengajukan tambahan sama sekali.

Editor: | dalam: Kulon Progo |
Iklan Baris
  • Siap bantu konsultasi skripsi

    Siap bantu konsultasi skripsi, tesis, disertasi, KTI, program, all jurusan. Murah,profesional,garansi,nno plag…

  • Dijual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan L189m2, LD9m, Harga 275juta. mobil masuk,SHMP an.sendiri. Jakal km 10, Ngebo Ngaglik S…

  • AB PROPERTI,

    AB PROPERTI, siap bantu jual-beli rumah dan tanah sesuai harapan. Hubungi: KAMAL telpon 0857-2770-3776…

  • Waitress untuk Warung B2

    Waitress untuk Warung B2, Pria, Bisa Kerja Tim, Domisili Jogja. Tidak ada Mess Surat Lamaran+Fc KTP ke: Klasem…

  • Butuh sales kosmetik

    Butuh sales kosmetik. Lamaran via WA 08812768955…

  • Gudang seng

    Gudang seng di jalan imogiri timur membutuhkan Tenaga bongkar muat usia maksimal 35 tahun. Hubungi: 0821383933…

  • Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt

    Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt, smu/smk. Lamaran dikirim ke Ayam Goreng Fatmawati, foodcourt M…

  • Dibutuhkan seorang karyawan toko

    Dibutuhkan seorang karyawan toko. Islam taat, usia maks 25tahun, domisili sekitar wates Kulon Progo Hubungi: 0…

  • Siap bantu,jual/beli tanah

    Siap bantu,jual/beli tanah dan bangunan di jogja. Minat hubungi: Bp Rahmad 0877 3835 6503 (property)…

  • Umroh Murah 21,9Juta

    Umroh Murah 21,9Juta, All In Star Jogja, By Saudia, Landing Madinah, Hubungi: AMN Tour, HP/WA: 082135350114…

kai-072-s-0024-1lawasan-colet-65rb-230x100-print
Menarik Juga »