HARGA KEBUTUHAN POKOK
Stok Cabai Berkurang Bukan Karena Gagal Panen, Tapi ..

Tingginya harga cabai belum memberikan keuntungan bagi petani (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)Tingginya harga cabai belum memberikan keuntungan bagi petani (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)

Harga kebutuhan pokok belum memberikan keuntungan bagi petani

Harianjogja.com, BANTUL — Kendati mengalami lonjakan harga hingga Rp100.000 per kilogram, tak semua petani cabai rawit merah di Bantul merasakan dampaknya. Lahan pertanian cabai di pesisisr selatan Bantul misalnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bantul Pulung Haryadi membenarkan, lonjakan harga itu memang disebabkan keterbatasan stok barang. Kalau pun ada, menurutnya barang berasal dari luar Bantul.

Ia menjelaskan, keterbatasan stok itu merupakan dampak dari cuaca buruk yang terjadi terus menerus di akhir tahun lalu. Akibatnya, pihak Pemkab Bantul mengambil kebijakan untuk memajukan lebih awal masa tanam padi.

“Karena masa tanam padi dimajukan, praktis luas lahan hortikultura [termasuk cabai] menjadi berkurang. Jadi bukan karena gagal panen lo,” tegasnya, Jumat (6/1/2017)

Dijelaskannya, sepanjang September-Oktober 2016 lalu, di Bantul memang mengalami kegagalan panen akibat cuaca ekstrim itu. Tercatat, setidaknya 181 hektar lahan cabai ketika itu mengalami gagal panen. Akibatnya, produksi pun mengalami penurunan sekitar 30% dari yang sebelumnya (tahun 2015) produksi mencapai 1.480 ton.

Sementara, dari pantauan Harianjogja.com di Pasar Bantul, Jumat (6/1/2017) pagi, komoditas cabai rawit merah memang mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi. Akibatnya, permintaan terhadap komoditas itu pun menurun drastis.

Tukijah, salah seorang pedagang di Los Pasar Bantul mengaku, kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak 5-6 hari lalu dikarenakan minimnya jumlah pasokan. Pada kondisi normal dirinya mengaku mampu menjual cabai sekitar 10 kilo per hari, namun setelah harga naik jumlah penjualan berkurang menjadi tiga kilogram per hari.

“Pasokannya minim jadi harganya mahal, pembeli juga mengurangi jumlah pembelian. Yang biasanya beli sekilo sekarang hanya beli seprapat,” ungkap Tukijah, di sela-sela melayani pembeli, Jumat (6/1/2017).

Ia memaparkan, untuk cabai rawit merah dijual dengan harga Rp 100 ribu.kilo atau naik dari lima hari sebelumnya yang berkisar Rp 60 ribu/kilo. Cabai rawit hijau dijual Rp60.000 per kilogram naik dari Rp30.000 per kilogram, cabai merah keriting naik dari Rp60.per kilogram menjadi Rp80.per kilogram, sedangkan cabai besar hijau dijual Rp30.per kilogram naik dari Rp20per kilogram

Editor: | dalam: Bantul |
Iklan Baris
  • Dijual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan L189m2, LD9m, Harga 275juta. mobil masuk,SHMP an.sendiri. Jakal km 10, Ngebo Ngaglik S…

  • Gudang seng

    Gudang seng di jalan imogiri timur membutuhkan Tenaga bongkar muat usia maksimal 35 tahun. Hubungi: 0821383933…

  • Teh Liongtea

    Anda diabet, asam urat, kolesterol, hipertensi dll. Minum Teh Liongtea, TERBUKTI!!! Segera pesan ke 0878-3989-…

  • Siap bantu konsultasi skripsi

    Siap bantu konsultasi skripsi, tesis, disertasi, KTI, program, all jurusan. Murah,profesional,garansi,nno plag…

  • Umroh Murah 21,9Juta

    Umroh Murah 21,9Juta, All In Star Jogja, By Saudia, Landing Madinah, Hubungi: AMN Tour, HP/WA: 082135350114…

  • AB PROPERTI,

    AB PROPERTI, siap bantu jual-beli rumah dan tanah sesuai harapan. Hubungi: KAMAL telpon 0857-2770-3776…

  • Siap bantu,jual/beli tanah

    Siap bantu,jual/beli tanah dan bangunan di jogja. Minat hubungi: Bp Rahmad 0877 3835 6503 (property)…

  • Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt

    Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt, smu/smk. Lamaran dikirim ke Ayam Goreng Fatmawati, foodcourt M…

  • Butuh sales kosmetik

    Butuh sales kosmetik. Lamaran via WA 08812768955…

  • Dibutuhkan seorang karyawan toko

    Dibutuhkan seorang karyawan toko. Islam taat, usia maks 25tahun, domisili sekitar wates Kulon Progo Hubungi: 0…

parang-gendreh-jablay-batik-cap-kai-106-0001-175rb-3meter
Menarik Juga »