Tarif Pengurusan STNK Naik, Yamaha Naikkan Harga Motor

Yamaha Nmax. (Liputan6.com)Yamaha Nmax. (Liputan6.com)

Yamaha menaikkan harga motor menyusul kenaikan biaya pengurusan STNK.

Harianjogja.com, JAKARTA – Awal tahun Pemerintah secara resmi menerapkan tarif baru untuk penerbitan surat tanda nomor kendaraan (STNK), buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), mutasi, dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Kebijakan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Untuk penerbitan STNK kendaraan roda dua dan tiga, jika sebelumnya Rp50.000 kini naik menjadi Rp100.000. Sedangkan untuk penerbitan BPKB baru dan ganti kepemilikan (mutasi), tarif untuk roda dua dan tiga naik dari Rp80.000 menjadi Rp225.000.

Kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan diikuti pula dengan naiknya harga jual sepeda motor baru. Dilansir Okezone, Selasa (10/1/2017), PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selaku agen pemegang sepeda motor Yamaha di Indonesia telah menerapkan harga baru untuk semua produknya termasuk yang diimpor utuh atau completely built up (CBU).

“Naiknya Rp250.000-an. Berlaku di semua wilayah dan semua daerah yang sudah menerapkan PP Nomor 60 Tahun 2016,” ujar general manager aftersales PT YIMM Muhamad Abidin di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ia menambahkan, meski di awal peraturan tersebut diumumkan terjadi kehebohan ternyata harga sepeda motor baru naiknya tidak terlalu besar.

“Awalnyakan pemahaman masyarakat itu heboh seakan-akan pajaknya naik, ternyata hanya biaya administrasinya saja. Sejauh ini kami pertimbangan itu, tapi ternyata harganya tidak terlalu besar,” terang dia.

Diperkirakan naiknya harga motor baru, tidak akan memengaruhi penjualan. Permintaan sepeda motor masih akan terus tumbuh mengingat kendaraan ini menjadi alat transportasi paling diandalkan masyarakat.

“Motor itu alat transportasi biasa, tapi juga menjadi bagian dari hidup. Pasarnya masih ada, yang memengaruhi sih bukan kenaikan BBN tapi bagaimana kebijakan paket ekonomi pemerintah dalam hal ini dengan tax amnesty dan segalanya. Walaupun saat ini sudah triliunan, tapi kan dampak ekonomi belum terlihat. Dalam hal ini peningkatan daya beli masyarakat. Nah kalau ekonomi bagus, daya beli bagus, kenaikan harga tidak berpengaruh,” pungkas Abidin.

Editor: | dalam: Roda 2 |
Iklan Baris
  • Anda butuh pinjaman???

    Anda butuh pinjaman??? jangan bingung NSC Finance Solusinya, Jaminkan BPKB motor anda. Proses Cepat, tanpa pot…

  • Dijual tanah stratrgis

    Dijual tanah stratrgis, pinggir jalan aspal. Luas 742m2 di sendangtirto berbah Sleman. Hubungi: 0878-3941-1177…

  • Butuh Uang, Sedona 06 Hitam

    Butuh Uang, Sedona 06 Hitam an.sendiri, Istimewa harga 70 juta hubungi: 0856-4900-8007…

  • Jual Revo CW 11

    Jual Revo CW 11 no cantik, pajak baru KM dikit, hitam seperti baru Harga 7850 NEGO tipis. 081 949 10 20 30…

  • ONLINE SHOP Perkakas

    ONLINE SHOP Perkakas cari Karyawan-karyawati lulusan SMK, Bisa Komputer, Rajin. Hubungi: 0274-540198…

  • Gadai BPKB

    Gadai BPKB cair hari ini,aman,resmi, SMS/Telp/WA 085600411980, 087860559077, BB 59f36b86…

  • DIjual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan 152m. harga 1,7juta/m lokasi dikalasan, 285m 1,8jt/m. Utara SD Model Hubuungi: 0813287…

  • Dibutuhkan marketing executive

    Dibutuhkan marketing executive di Nusantara Sakti Gejayan. Syarat: Pendidikan minimal SMP Usia 18-40 tahun, si…

  • Butuh montir sepeda moto

    Butuh montir sepeda motor maksimal 25tahun hubungi: Agus Jaya Motor jalan monjali 29 nandan telpon: 0817549347…

  • Dibutuhkan 30 Satpam

    Dibutuhkan 30 Satpam, Penempatan Jogjakarta. Syarat punya sertifikat. Hubungi: 0878-0173-8321 SEGERA…

3
Menarik Juga »