UN 2017
UNBK Menyasar Siswa Berkebutuhan Khusus

Mengerjakan soal Ujian SekolahMengerjakan soal Ujian Sekolah

UN 2017 di Jogja masih menggunakan komputer

Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan seluruh SMA-SMP menggunakan model Computer Based test (CBT) pada saat Ujian Nasional (UN) 2017 nanti. Kalangan siswa berkebutuhan khusus pun juga diproyeksi akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ini.

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan sistem UNBK justru bisa memberikan kemudahan  bagi para penyandang disabilitas. Dalam hal ini siswa berkebutuhan khusus tersebut mencakup penyandang tuna rungu, tuna netra dan low vision.

“Bagi penyandang low vision kan justru bisa memainkan font di komputer, ingin dibesarkan seperti apa hurufnya tinggal memainkan mouse di komputer. Hal itu mustahil bisa dilakukan dengan soal ujian dalam bentuk naskah,” ujar dia saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/1/2017).

Begitu juga dengan para penyandang tunanetra, mereka akan difasilitasi dengan komputer yang memiliki aplikasi mengeluarkan suara terkait soal yang diujikan. Jadi output soal untuk para siswa tunanetra ini berupa suara atau voice. Hanya saja untuk jawabannya, khusus bagi mereka tidak dituangkan langsung dalam komputer, melainkan disediakan khusus lembar jawab berupa braille.

“Mereka (siswa tunanetra-red) juga kami siapkan pendamping khusus. Itu untuk menerjemahkan bila saja ada soal yang berupa gambar dan harus diterjemahkan secara detail,” jelas Baskara Aji.

Untuk siswa penyandang tunanetra, dia nilai tidak ada kendala cukup berarti. Perlakuannya sama dengan siswa penyandang low vision.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
3
Menarik Juga »