PILKADA JOGJA
66 TPS Rawan Politik Uang, Berikut Antisipasi dari Panwas

Ilustrasi (JIBI/dok)Ilustrasi (JIBI/dok)

Pilkada Jogja memetakan daerah rawan politik uang

Harianjogja.com, JOGJA — Panitia Pengawas (Panwas) Kota Jogja telah memetakan sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 15 Februari mendatang. Salah satu kerawanan adalah adanya politik uang.

Anggota Panwas Kota Jogja Bidang Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Iwan Ferdian mengatakan kerawanan politik uang ini salah satu indikatornya karena sikap masyarakat yang pragmatis sehingga dengan iming-iming uang lebih mudah diarahkan suaranya. Terlebih, kata dia, di sekitar TPS rawan politik uang itu ada pejabat, politisi, atau pengusaha tingkat daerah atau tingkat nasional. Baca Juga : PILKADA JOGJA : Waspadai 66 TPS Rawan Politik Uang, Daerah Mana?

Karena itu, pihaknya akan berupaya mengawasi untuk meminimalisir praktik politik uang tersebut dengan melibatkan relawan pengawas serta pengawas TPS yang sudah dibekali materi pengawasan. Untuk pengawas TPS dalam proses pengawasan dilengkapi dengan telepon selular yang ada kameranya.

“Pengawas TPS akan melaporkan situasi yang terjadi di TPS lengkap dengan gambar,” ujar Iwan, Selasa (10/1/2017)

Selain 66 TPS rawan politik uang, Panwas juga mencatat ada 199 TPS yang rawan dari sisi profesionalitas penyelenggara, 54 TPS rawan terkait akurasi data pemilih dan penggunaan hak suara, 51 TPS rawan ketersediaan logistik, dan 9 TPS rawan keterlibatan penyelenggara.

Menurut Iwan, indikator kerawanan TPS dibuat Badan Pengawas Pemilu. Pihaknya hanya memetakan sesuai indikator tersebut kemudian melaporkannya ke Bawaslu. Untuk kerawanan terkait akurasi data pemilih, kata Iwan, biasanya ditemukan di TPS-TPS sekitar rumah sakit dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan) mengingat pemilih di sekitar TPS tersebut sifanya tidak pasti,

“Bisa jadi ada surat suara kurang, atau waktu untuk menyalurkan hak suara tidak terakomodir,” ujar Iwan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja, Wawan Budianto mengatakan akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi TPS-TPS rawan, salah satunya tidak menempatkan TPS berdekatan dengan posko pemenangan atau tim pasangan calon walikota dan wakil walikota. Wawan juga menyatakan sudah melakukan seleksi ketata pada petugas Kolempok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di TPS-TPS.

Editor: | dalam: Kota Jogja |
Iklan Baris
  • Waitress untuk Warung B2

    Waitress untuk Warung B2, Pria, Bisa Kerja Tim, Domisili Jogja. Tidak ada Mess Surat Lamaran+Fc KTP ke: Klasem…

  • Dijual tanah pekarangan

    Dijual tanah pekarangan L189m2, LD9m, Harga 275juta. mobil masuk,SHMP an.sendiri. Jakal km 10, Ngebo Ngaglik S…

  • AB PROPERTI,

    AB PROPERTI, siap bantu jual-beli rumah dan tanah sesuai harapan. Hubungi: KAMAL telpon 0857-2770-3776…

  • Siap bantu,jual/beli tanah

    Siap bantu,jual/beli tanah dan bangunan di jogja. Minat hubungi: Bp Rahmad 0877 3835 6503 (property)…

  • Umroh Murah 21,9Juta

    Umroh Murah 21,9Juta, All In Star Jogja, By Saudia, Landing Madinah, Hubungi: AMN Tour, HP/WA: 082135350114…

  • Siap bantu konsultasi skripsi

    Siap bantu konsultasi skripsi, tesis, disertasi, KTI, program, all jurusan. Murah,profesional,garansi,nno plag…

  • Dibutuhkan seorang karyawan toko

    Dibutuhkan seorang karyawan toko. Islam taat, usia maks 25tahun, domisili sekitar wates Kulon Progo Hubungi: 0…

  • Gudang seng

    Gudang seng di jalan imogiri timur membutuhkan Tenaga bongkar muat usia maksimal 35 tahun. Hubungi: 0821383933…

  • Butuh sales kosmetik

    Butuh sales kosmetik. Lamaran via WA 08812768955…

  • Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt

    Dibutuhkan segera karyawan-karyawati foodcourt, smu/smk. Lamaran dikirim ke Ayam Goreng Fatmawati, foodcourt M…

sepatu
Menarik Juga »