ELPIJI GUNUNGKIDUL
Isu Kenaikan Gas Melon Bikin Cemas

Antrean taung gas dalam operasi pasar di Kecamatan Mantrijeron Jogja, Selasa (18/10/2016). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)Antrean tabung gas dalam operasi pasar di Kecamatan Mantrijeron Jogja, Selasa (18/10/2016). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Elpiji Gunungkidul, rencana kenaikan gas melon membuat warga khawatir

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemerintah berencana menaikan harga jual gas elpiji kemasan tiga kilogram menjadi Rp30.000 per tabung. Meski wacana tersebut baru dilaksanakan pada Maret mendatang, isu ini beredar luas dan membuat warga jadi khawatir akan kenaikan itu.

Baca Juga : Maret 2017, Harga Elpiji 3 Kg Rp30.000!

Salah satu kekhawatiran dirasakan oleh Ari Nuryanto, warga Desa Candirejo, Semin. Dia mengungkapkan, mengentahui wacana kenaikan gas melon, Rabu (11/1/2017) pagi, saat melakukan browsing internet melalui gadget yang dimiliki. Tanpa sengaja ia menemukan berita tentang wacana naiknya harga elpiji kemasan tiga kilogram menjadi Rp30.000 per tabung.

“Rencananya kenaikan diberlakukan pada Maret medatang. Wacana ini jelas membuat saya kaget dan khawatir,” katanya kepada Harianjogja.com, Rabu (11/1/2017).

Menurut dia, jika rencana kenaikan benar-benar dilakukan maka kondisi masyarakat semakin sulit. Terlebih lagi, di awal tahun ini sudah ada beberapa kebutuhan yang naik seperti BBM dan tarif dasar listrik.

“Saya belum bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau gas tiga kilogram benar-benar dinaikan meski di dalamnya ada pemberlakuan khusus,” kata ayah satu anak ini.

Editor: | dalam: Gunung Kidul |
2
Menarik Juga »